Politik & Pemerintahan

Pilkades Tambah Dana Rp 576 Juta


PROBOLINGGO – Pelaksanaan pemilihan kepala desa (Pilkades) serentak di 253 desa di Kabupaten Probolinggo menelan biaya lebih. Pasalnya, Pemkab Probolinggo selain menganggarkan dana senilai sekitar Rp 27,4 miliar, ternyata juga mengalokasikan dana tambahan senilai Rp 576 juta untuk dibagi di 24 kecamatan.

Dana tambahan tersebut diperuntukkan mendukung pelaksanaan kegiatan Pilkades. Salah satunya yakni kegiatan pelantikan para kepala desa (kades) terpilih yang akan dilaksanakan secara virtual di masing-masing pendapa kecamatan.

Kabid Penataan Desa di Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD) Kabupaten  Probolinggo Nur Rahmad mengatakan, alokasi anggaran senilai Rp 576 juta itu sudah teranggarkan dalam APBD Kabupaten Probolinggo tahun anggaran 2022.

“Anggaran itu nantinya untuk dibagi di 24 kecamatan. Namun nilainya masing-masing akan berbeda. Tergantung dari jumlah desa penyelenggara Pilkades dan juga dari jumlah Cakades yang berpartisipasi,” katanya, Rabu (5/1).

Dijelaskan, selain kegiatan pelantikan Kades secara virtual, dana ratusan juta itu juga diperuntukkan untuk menggelar kegiatan ikrar damai bagi seluruh cakades. Kegiatan itu juga akan dilaksanakan di 24 pendapa kecamatan di Kabupaten Probolinggo.

“Kegiatan ikrar damai dan pelantikan itu akan menerapkan protokol kesehatan secara ketat. Dan untuk biayanya juga sudah tercover dalam anggaran yang ada itu. Sehingga pelaksanaan pilkades serentak ini tetap steril dari penyebaran Covid-19, ” jelasnya.

Terpisah, Camat Dringu Ulfi Ningtyas membenarkan jika memang ada anggaran dari Pemkab Probolinggo untuk pelaksanaan kegiatan pendukung dari Pilkades serentak di wilayahnya. Untuk Kecamatan Dringu sendiri terdapat 11 desa yang akan menyelenggarakan Pilkades serentak. “Memang ada anggaran untuk kegiatan itu (Ikrar Damai dan Pelantikan Kades. Red). Namun nilai pastinya kami belum tahu,” katanya. (tm/iwy)


Bagikan Artikel