Politik & Pemerintahan

31 Desa Tetapkan Cakades Pekan Depan


PROBOLINGGO – Sebanyak 31 dari 253 desa yang akan melangsungkan Pilkades Serentak pada Februari 2022 nanti masih belum melakukan penetapan untuk Calon Kepala Desa (Cakades). Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Kabupaten Probolinggo menyebut, ada 2 faktor yang menyebabkan belum adanya penetapan cakades di 31 desa tersebut.

Kepala Seksi Pembinaan Aparatur Pemerintahan Desa pada DPMD Kabupaten Probolinggo Muhammad Idris mengatakan, faktor pertama berkaitan dengan belum terpenuhinya jumlah bacakades yang mendaftar untuk dilakukan penetapan. Sedangkan faktor yang kedua justru sebaliknya, terdapat lebih dari 5 bacakades yang mendaftar, sehingga diperlukan proses tes tulis untuk melakukan penetapan cakades.

“Pada penjaringan pertama lalu, terdapat 11 desa yang pendaftarnya tidak sampai 2 orang bacakades, sehingga diperlukan penjaringan tambahan. Sedangkan 21 desa lainnya lebih dari 5 orang yang mendaftar, sehingga masih diperlukan tes tulis,” katanya, Selasa (28/12).

Setelah dilakukan perpanjangan pendaftaran, pada 11 desa tersebut akhirnya berhasil menjaring sekitar 27 orang bacakades yang melakukan pendaftaran. Sehingga pihaknya dapat memastikan pilkades di 11 desa ini dapat terus berlanjut. “Alhamdulillah sudah memenuhi syarat minimal 2 pendaftar. Bahkan, ada beberapa desa yang pendaftarnya sampai 3 orang,” lanjutnya.

Lebih lanjut ia menjelaskan, untuk 21 desa yang lebih dari 5 pendaftar tersebut nantinya akan dilaksanakan tes tulis pada Senin (3/1/2022) mendatang. Bacakades yang memiliki nilai lebih baik akan dipilih untuk kemudian ditetapkan menjadi cakades di desanya masing-masing.

“Baik yang 11 desa yang melakukan perpanjangan ataupun 21 desa yang akan melakukan tes tulis, itu penetapannya nanti tanggal 5 Januari atau Rabu pekan depan,” ujarnya.

Sementara itu, terkait mundurnya semua bacakades yang ada di Desa Randuputih, Kecamatan Dringu, pihaknya memasrahkan penuh keputusannya pada panitia di tingkat desa. Sebab menurutnya, panitia kecamatan ataupun kabupaten hanya bertugas untuk memberikan masukan – masukan demi suksesnya penyelenggaraan pilkades.

“Termasuk yang Randuputih ini kan sebenarnya masuk di 21 desa yang lebih dari 5 pendaftar, jadi status pendaftar itu masih bacakades, penetapan cakadesnya masih tanggal 5. Namun semisal itu mundur semua, maka otomatis pilkadesnya akan tertunda,” terang Idris. (ay/iwy)


Bagikan Artikel