Politik & Pemerintahan

Rp 736 Juta untuk Hitung Cepat Pilkades


PROBOLINGGO – Sebagai bagian dari upaya menciptakan suasana kondusif dalam Pilkades Serentak 2022, Badan Kesbanpol Kabupaten Probolinggo menyiapkan hitung cepat hasil pilkades. Untuk ini telah disiapkan anggarannya.

Dalam upaya mendukung terlaksananya gelaran pilkades serentak yang aman dan kondusif serta terbebas dari Covid-19,  Badan Kesbangpol Kabupaten Probolinggo mengalokasikan dana hingga Rp 736 juta untuk kegiatan Satgas Covid-19 dan hitung cepat.

Kepala Badan Kesbangpol Kabupaten Probolinggo Ugas Irwanto mengungkapkan dalam gelaran pilkades serentak pada 17 Februari mendatang, seluruh elemen pemerintahan dan juga masyarakat turut terlibat dan punya tanggung jawab untuk menyukseskannya.

“Karena saat ini masih dalam situasi pandemi Covid-19 dan kemungkinan gelaran Pilkades masih berada dalam masa ini. Sehingga penerapan protokol kesehatan adalah prioritas,” ungkapnya, Senin (27/12).

Karena masuk skala prioritas, kata Ugas, maka penerapan protokol kesehatan baik sebelum, selama, dan sesudah pilkades pun harus dipersiapkan sedemikian rupa. Termasuk oleh Bakesbangpol yang telah menganggarkan dana senilai Rp 736 juta untuk kegiatan penanganan Covid-19 dan proses hitung cepat.

“Dua kegiatan itu menelan anggaran yang cukup besar. Alasannya karena memang jumlah TPS dalam Pilkades di 253 desa ini sangatlah banyak. Karenanya untuk bisa mendeteksi adanya potensi kericuhan ini, kita juga harus bisa melakukan quick count sebagai bahan monitoring jalannya Pilkades,” katanya.

Sementara itu, Kapolres Probolinggo AKBP Teuku Arsya Khadafi menyampaikan bahwa adanya sistem hitung cepat yang digagas oleh Bakesbangpol sudah sangat baik. Menurutnya dengan adanya hitung cepat itu, maka setiap desa yang berpotensi ricuh akan terdeteksi terlebih dahulu. Utamanya di desa dengan selisih suara yang tipis.

“Bagus itu kalau ada sistem hitung cepatnya. Kita pastinya akan sangat butuh data itu. Selain memang diinternal kami juga ada sistem rekap serupa. Jadi agar bisa jadi pembanding,” katanya. (tm/iwy)


Bagikan Artikel