Politik & Pemerintahan

Enam Desa dengan Satu Bacakades


PROBOLINGGO – Sebanyak 6 desa di Kabupaten Probolinggo hanya memiliki 1 Bakal Calon Kepala Desa (Bacakades) di Pilkades serentak tahap II. Hal itu terjadi lantaran hingga batas waktu penutupan pendaftaran Pilkades pada Selasa (9/11) lalu. Tidak ada Bacakades lain yang mendaftarkan diri.

Keenam desa yang hanya terdapat 1 pendaftar Bacakades itu meliputi Desa Pondokkelor dan Randutatah di kecamatan Paiton, Desa Sumberan di kecamatan Besuk, Desa Tanjung kecamatan Pajarakan, Desa Ngadisari dan Wonotoro di kecamatan Sukapura.

Menanggapi hal tersebut, Ketua Panitia Pilkades Kabupaten Probolinggo Heri Sulistyanto menyebut. Jika pihaknya telah mengantisipasinya dengan melakukan perpanjangan masa pendaftaran khusus bagi Desa dengan 1 Bacakades yang mendaftarkan diri.

“Tidak ada calon tunggal. Kita masih tunggu hingga 20 hari ke depan. Apakah ada Bacakades lain yang mendaftar atau tidak,” Sebutnya, Rabu (10/11).

Dijelaskan bahwa sesuai dengan Peraturan Bupati (Perbup) Probolinggo nomor 1 tahun 2021 tentang Pilkades, Pilkades di suatu desa minimal harus diikuti oleh 2 cakades  dan maksimal 5 cakades.

“Karena itu, sebisa mungkin kita mendorong dan tidak menghendaki adanya calon tunggal di Pilkades. Karena konsekuensinya yakni berupa penundaan Pilkades selama satu tahun kedepan. Serta jabatan yang kosong akan diisi oleh PJ dari Pemkab Probolinggo,” jelasnya.

Oleh karena itu, Heri menyebut pihaknya akan segera merapatkan dan mengkoordinasikan bersama dengan para camat dan ketua panitia dari 6 desa tersebut. Terkait dengan upaya menarik peran serta masyarakat untuk ikut mencalonkan diri sebagai Bacakades.

“Kita akan rapatkan dan bahas soal upaya-upaya memunculkan Bacakades lainnya. Bagaimana sekiranya agar tidak sampai ada Pilkades yang tertunda tahun  ini,” katanya. (tm/iwy)


Bagikan Artikel