Politik & Pemerintahan

Antisipasi Pilkades, Tambah Personel Penerbitan SKCK


PROBOLINGGO – Tahapan pendaftaran pemilihan kepala desa (pilkades) serentak Kabupaten Probolinggo dimulai pada 28 Oktober hingga 9 November 2021. Kondisi tersebut diantisipasi Polres Probolinggo dengan menambah personel pada bagian penerbitan Surat Keterangan Catatan Kepolisian (SKCK).

Kapolres Probolinggo AKBP Teuku Arsya Khadafi menerangkan, ada potensi lonjakan permintaan penerbitan SKCK bagi para bakal calon kepala desa (bacakades). Oleh karena itu, pihaknya mengantisipasi hal tersebut dengan menambah personel yang ditugaskan di bagian penerbitan SKCK.

“Tiap anggota Satintelkam Polres Probolinggo, baik yang ada di Polres maupun di Polsek, akan kami perbantukan untuk melakukan percepatan pengecekan dan penerbitan SKCK untuk kepentingan Pilkades,” terangnya, Kamis (28/10).

Ia menerangkan, tambahan personel polisi untuk pengurusan SKCK tersebut merupakan langkah antisipasi karena mepetnya jadwal pendaftaran pilkades yang hanya dibatasi 9 hari. Dengan mepetnya jadwal tersebut, tentunya kebutuhan akan dokumen persyaratan bacakades untuk mendaftarkan diri ke panitia Pilkades menjadi kebutuhan yang mendesak.

“Jadwal pendaftarannya memang sangat mepet. Tapi kami yakin dengan adanya tambahan SDM pada bagian penerbitan SKCK akan mampu mengakomodasi seluruh kebutuhan dokumen SKCK bagi para Bacakades,” tegasnya.

Lamanya proses penerbitan SKCK tergantung pada kelengkapan persyaratan yang dibawa oleh bacakades. Jika persyaratannya lengkap, maka pembuatan SKCK hanya berlangsung beberapa hari saja. Sedangkan jika persyaratannya ada yang kurang, seperti tidak ada surat pengantar, maka bacakades bersangkutan harus kembali esok harinya.

“Makanya sebelum mengurus SKCK, seharusnya disiapkan dulu segala dokumen persyaratannya agar prosesnya jadi lebih mudah dan cepat. Syaratnya mudah. Semoga para bacakades bisa memanfaatkan kemudahan ini demi terselenggaranya Pilkades yang kondusif dan berkualitas,” tutur Kapolres. (tm/eem)


Bagikan Artikel