Politik & Pemerintahan

Pastikan Jumat Pelantikan Pj Kades


PROBOLINGGO – Sejumlah 256 kepala desa (kades) di Kabupaten Probolinggo bakal mengakhiri masa jabatannya (purnatugas) hari ini. Untuk itu, Pemkab Probolinggo telah menyiapkan sejumlah ASN sebagai penanggung jawab jabatan (Pj) Kades. Para Pj itu dipastikan akan dilantik Jumat (10/9).

“Iya, mulai besok (hari ini) ratusan kades akan mengakhiri masa jabatannya. Sebagai penggantinya kami sudah menyiapkan PJ. Kemungkinan paling lambat hari Jumat akan dilantik para PJ,” ungkap Asisten I Pemkab Probolinggo Heri Sulistyanto usai hearing di kantor DPRD setempat, Rabu (8/9).

Kata dia, sejauh ini kesiapan PJ tersebut sudah cukup baik. Masing-masing kecamatan sudah menyetorkan nama-nama yang akan menjabat sebagai Pj Kades. Sehingga, dalam waktu dekat akan dilakukan pelantikan.

Pihaknya tidak akan memolorkan pelantikan tersebut. Sebab, pemerintah tak ingin ada kekosongan jabatan di tingkat desa. Sehingga, purnatugasnya para kades dapat segera ditangani para Pj Kades yang dipilih dari ASN. Dengan begitu program desa bisa langsung dilanjutkan.

Hanya, kata dia, dari 256 kades yang purnatugas, 25 desa diantaranya sudah ditetapkan Pj Kades terlebih dahulu. Sisanya akan dilantik dalam waktu dekat ini untuk menutupi kekosongan jabatan tersebut, terkecuali Desa Sidodadi Kecamatan Paiton. Sebab, desa satu ini akan purna jabatan pada akhir bulan ini.

“Hanya satu desa ini yang belakangannya. Karena pelantikannya dulu juga tidak sama dengan yang lain. Otomatis purnanya juga berbeda dengan kades lainnya,” ungkap Heri yang mantan kepala Dishub.

Ia menambahkan, untuk Pj yang menjabat lebih dari satu tahun, masih tetap bisa melanjutkan,  senyampang yang bersangkutan tidak bermasalah atau tersandung kasus tertentu. Sebab, pemerintah masih belum memiliki peraturan yang mengatur persoalan pergantian Pj yang menjabat sampai setahun atau lebih.

“Sejauh ini masih belum ada, karena itu peraturan baru. Sementara, pemerintah belum mengatur perda terkait itu. Sehingga Pj bisa menjabat lebih dari setahun, senyampang jabatan itu kosong dan tidak tersandung kasus selama menjabat,” jelasnya.

Sementara itu, Plt Bupati Probolinggo Timbul Prihanjoko memastikan  tidak ada kekosongan setelah sejumlah kepala desa (kades) purnatugas hari ini. Sebab, Pemkab Probolinggo sudah menyiapkan 226 Pj kades yang berasal dari ASN.

Hal ini dinyatakan Plt Bupati Probolinggo HA Timbul Prihanjoko kepada wartawan, kemarin (8/9) di pendapa Kabupaten Probolinggo. Ia mengatakan, dasarnya ialah Perbup   Probolinggo nomor 1 tahun 2021 tentang Pedoman, Pencalonan, Pemilihan, Pengangkatan, Pelantikan dan Pemberhentian Kepala Desa. Pasal 83 menyatakan, dalam hal terjadi kebijakan penundaan pelaksanaan Pilkades, maka kepala desa yang habis masa jabatannya tetap diberhentikan dan selanjutnya bupati mengangkat penjabat (Pj) kepala desa.

Kemudian, kebijakan penundaan pelaksanaan pilkades sebagaimana dimaksud pada ayat 1, ditetapkan berdasar ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku. Karena itu,  bupati mengangkat Pj kades sebagaimana dimaksud pada ayat (1) dari Pegawai Negeri Sipil dari Pemerintah Daerah.

Plt Bupati Timbul menjelaskan, kades definitif di 251 desa yang masa jabatannya akan berakhir serentak pada 9 September 2021 akan diberhentikan. “Sedangkan 1 orang kades, yaitu Kades Sidodadi Kecamatan Paiton akan berakhir masa jabatannya pada tanggal 26  Oktober 2021,” ujarnya.

Selanjutnya, akan diangkat penjabat kepala desa dari PNS Pemkab Probolinggo hingga diangkat kepala desa definitif hasil pemilihan kepala desa. Dari jumlah itu, sebanyak 25 desa di antaranya sudah dipimpin Pj kades. Mereka menggantikan  kades definitif yang meninggal sebelum masa jabatan berakhir atau terjerat kasus hukum.

“Dengan demikian, ada 226 desa yang harus disiapkan Pj kadesnya dan nanti pada bulan Oktober akan disiapkan 1 orang sebagai Pj Kades Sidodadi Kecamatan Paiton,” kata Plt Bupati Timbul.

Timbul menambahkan, salah satu tugas dari penjabat kepala desa adalah menyelesaikan program dan kegiatan penjabat sebelumnya. Tugas berikutnya ialah mempersiapkan diselenggarakaannya pemilihan kepala desa.

Terkait para Pj Kades yang akan dilantik, Timbul menyatakan mereka tidak melalui seleksi. “Waktunya mepet. Yang penting Pj Kades terisi semuanya dan menjalankan roda pemerintahan dengan baik,” katanya. (yek/rul/iwy)


Bagikan Artikel