Politik & Pemerintahan

701 Pelamar CPNS-PPPK Ajukan Sanggahan


PROBOLINGGO – Seleksi penerimaan CPNS-PPPK yang diselenggarakan Pemkab Probolinggo telah mengumumkan 1.106 dari 4.028 pelamar dinyatakan tidak lulus. Dari ribuan pelamar yang tak lulus, ada 701 pelamar yang mengajukan sanggahan. Dari jumlah itu, ada beberapa dinyatakan lulus.

Berdasarkan data Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Kabupaten Probolinggo, sebanyak 701 pelama mengajukan sanggahan terhadap Pengumuman Nomor 8IO /881/426.202 /2021 tentang Hasil Seleksi Administrasi CPNS.

Rinciannya, 463 pelamar CPNS, dan 238 pelamar PPPK Non Guru. Hasil verifikasi ulang yang dilakukan oleh Panitia Seleksi Daerah (Panselda), dinyatakan 45 sanggahan pelamar CPNS diterima dan dinyatakan lulus, dan sebanyak 418 sanggahan pelamar CPNS ditolak dan tidak lulus.

Sementara, dari pelamar PPPK Non Guru, sekira 6 sanggahan pelamar tersebut diterima dan dinyatakan lulus. Sebanyak 232 sanggahan pelamar PPPK Non Guru lainnya dinyatakan ditolak.

Sekretaris BKD Kabupaten Probolinggo Syamsul Huda menyampaikan, setelah diumumkan hasil seleksi pada awal Agustus lalu, penerima yang tidak lulus dapat melakukan sanggahan. Pemerintah memberikan kesempatan itu pada tanggal 4-6 Agustus lalu. Selama masa sanggah itu, tercatat ada sekitar 701 pemalamar yang mengajukan sanggahan.

Kemudian, lanjut dia, sanggahan tersebut kembali dikaji oleh panselda untuk dilakukan verfikasi ulang. Akhirnya, diputuskan dari hasil verifikasi itu, beberapa dari pelamar yang mengajukan sanggah dinyatakan lulus. Beberapa yang lain tetap dinyatakan tidak lulus.

“Pengumuman yang diterbitkan pasca masa sanggah itu merupakan hasil akhir seleksi administrasi. Jadi keputusan panitia sudah tidak bisa diganggu gugat,” ungkap Syamsul saat dikonfirmasi.

Ia menjelaskan, masa sanggah tersebut memang diberikan pada para pelamar yang dinyatakan tidak lolos. Sehingga, mereka bisa mengajukan sanggahan bila persyaratan administrasi yang telah diajukan merasa sempurna. Dengan demikian, pihak panselda  kembali melakukan verifikasi ulang terhadap berkas administrasi dari pelamar tidak lolos yang mengajukan sanggahan tersebut.

“Misalnya, saya sudah melengkapi persyaratan administrasi, sudah cukup sempurna. Tapi kok tetap tidak lolos. Lah kenapa? Maka pelamar bisa mengajukan sanggahan agar dilakukan verifikasi ulang oleh panitia. Hasil dari verifikasi itu nantinya akan menjadi keputusan final panitia,” jelas dia.

Bagi pelamar yang tidak lulus, namun tidak mengajukan sanggahan, maka pihak panselda menganggap pelamar tersebut telah menerima keputusan panitia. Sementara pelamar CPNS dan PPPK yang telah dinyatakan lulus dapat mengikuti tahap berikutnya, yaitu Seleksi Kompetensi Dasar (SKD) dan Seleksi Komptensi (Skom).

“Yang sudah dinyatakan lulus, bisa melanjutkan pada tahap berikutnya. Bagi yang tidak lulus nanti bisa mengikuti kembali pada kesempatan lain,” kata pria berkacamata itu.

Diketahui, formasi CPNS yang tersedia sejumlah 382, terdiri dari 313 tenaga kesehatan dan 69 tenaga teknis. Sementara untuk kebutuhan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) non guru sebanyak 462 formasi, terdiri dari 384 tenaga kesehatan dan 78 tenaga teknis. (yek/iwy)


Bagikan Artikel