Politik & Pemerintahan

Hasan Aminuddin Serahkan 9 Unit Alsintan


PROBOLINGGO – Wakil Ketua Komisi IV DPR RI H. Hasan Aminuddin dalam kegiatan reses masa persidangan V-nya pada Kamis (5/8), kembali menyerahkan bantuan alat mesin pertanian (alsintan). Peralatan itu dibagikan kepada 9 kelompok gabungan kelompok tani (gapoktan) yang ada di wilayah Kecamatan Bantaran.

Acara penyerahan bantuan alsintan dilakukan di balai Desa Bantaran, Kecamatan Bantaran. Ada beberapa alsintan yang dibagikan, yakni 3 mesin pompa air ukuran 4 dim yang diberikan kepada tiga gapoktan. Masing-masing adalah Gapoktan Sumber Rejeki 2 Desa Kedungrejo, Gapoktan Tirta Mulya 2 Desa Kropak dan Gapoktan Gunung Sari Desa Gunung tugel.

Selanjutnya, 3 mesin perontok jagung diberikan kepada Gapoktan Harapan IV Desa Tempuran, serta alsintan perontok padi diberikan kepada Gapoktan Karya Tani 2 Desa Patokan dan Gapoktan Sumber Agung 1 Desa Kramat Agung.

Untuk mesin bajak pembajak sawah (hand tractor) sejumlah 3 (tiga) unit diberikan kepada Gapoktan Margo Rukun 3 Desa Legundi, Gapoktan Tani Makmur II Desa Karanganyar dan Gapoktan Abdi Tani III Desa Bantaran.

Dalam sambutannya, Hasan Aminuddin mengatakan bahwa kegiatan penyerahan bantuan alsintan kepada kelompok Gapoktan ini merupakan kelanjutan dari kegiatan serupa yang telah dilaksanakan di berbagai desa lainnya di kabupaten Probolinggo.

“Dengan adanya bantuan alsintan yang diserah terimakan ini diharapkan mampu meningkatkan produktifitas petani dalam meningkatkan hasil panen. Sehingga ketahanan pangan masyarakat dapat terjaga seutuhnya,” ungkap Hasan kemarin.

Ditegaskannya pula bahwa para kepala desa turut bertanggung jawab dalam menjaga agar bantuan alsintan yang diserahkan kepada Gapoktan di desanya agar benar-benar dimanfaatkan secara maksimal. Terutama dalam menunjang kegiatan pertanian agar mengahasilkan panen yang maksimal pula. “Pemanfaatan alsintan ini gratis atau tanpa dipungut biaya. Silahkan dimanfaatkan sebaik mungkin untuk meningkatkan hasil pertanian warga desa,” tegas mantan Bupati Probolinggo dua periode  itu.

Hasan menyebutkan bahwa alsintan merupakan sarana pertanian yang diciptakan mengikuti perkembangan jaman atau modernisasi. Tujuannya tak lain untuk memudahkan proses pengolahan tanah, sekaligus agar dimanfaatkan untuk memaksimalkan pemrosesan hasil panen yang selama ini masih dikerjakan secara tradisional. “Dengan memanfaatkan alsintan ini, petani bisa lebih hemat waktu, tenaga dan juga biaya dalam hal produksi dan pemrosesan hasil panen,” sebutnya. (tm/iwy)


Bagikan Artikel