Pertanian

Harga Tembakau Rp 32 Ribu


PAKUNIRAN – Aktivitas jual beli tembakau di Kabupaten Probolinggo mulai bergeliat dalam pekan ini. Para belandang atau pedagang tembakau sudah mulai jemput bola mengambil suplai dari para petani. Mereka membeli tembakau hasil panen daun bawah. Harganya berkisar Rp 24 ribu hingga Rp 32 ribu per kilogram.

Hal itu diungkapkan Abdul Mat, seorang petani asal Kecamatan Pakuniran. Menurutnya, harga terendah untuk daun tembakau rajangan adalah Rp 24 ribu per kilogram. Sementara harga tertinggi adalah Rp 32 ribu per kilogram.

“Itu untuk tembakau Centengan (Sumber Centeng, red), Bucor, dan sekitarnya. Di sana memang terkenal paling bagus kualitasnya,” katanya.

Kisaran harga tersebut dari sudut pandang petani sebenarnya terhitung rendah. Apalagi jika dilihat dari hasil panen petani yang lumayan bagus. “Petani yang dapat panen bagus idealnya bisa dihargai sampai Rp 40 ribu,” terang Abdul Mat.

Maka dari itu, ada beberapa petani masih belum menjual tembakaunya. Namun kondisi ini hanya untuk tembakau super dari Centengan. “Jadi, banyak belandang yang mengincar tembakau bagus di wilayah Pakuniran ini. Tapi tawar menawarnya cukup sengit,” ungkap Abdul Mat.

Samsul, petani tembakau asal Pakuniran berharap harga tembakau bisa mencapai Rp 35 ribu per kilogram. Sebab jika jika kurang dari harga tersebut, petani hanya bisa menutupi biaya tanam. “Semoga jual beli tembakau ini bisa naik harganya,” harapnya. (ra/eem)


Bagikan Artikel