Peristiwa

In Memoriam AKP Kusmidi, Kapolsek Kuripan yang Terpapar Covid-19


PROBOLINGGO – Keluarga besar Polres Probolinggo berduka. Kapolsek Kuripan AKP Kusmidi wafat setelah terpapar Covid-19. Dalam dua tahun pengabdiannya di Polsek Kuripan, pada saat terjadi pandemi,  almarhum tidak ragu turun langsung untuk memberikan sosialisasi dan edukasi kepada masyarakat soal penerapan protokol kesehatan (prokes).

Markas Polsek Kuripan Minggu (1/8) siang terlihat lengang. Hanya ada penjaga bersih-bersih lantai sebagian ruangan. Polsek Kuripan ternyata sedang berduka. Kapolsek Kuripan  AKP Kusmidi meninggal dunia setelah terpapar Covid-19.

Kondisi itu menjadi duka mendalam bagi masyarakat Kecamatan Kuripan. Maklum, terhitung sudah dua tahun pria yang beralamat di Jalan Raya Bromo Kecamatan Sumberasih itu memimpin Polsek Kuripan.

Tidak hanya warga biasa, para tenaga kesehatan yang sering berkomunikasi dan menjadi partner untuk penanganan Covid-19 tentu merasa kehilangan. Terlebih, Kapolsek yang murah senyum itu dikenal tidak ragu-ragu terjun langsung ke lapangan. “Saya kaget dengan kabar itu, karena saat pekan vaksin beliau masih mendampingi kami para nakes, ” Kata bidan Resongo Early.

Duka juga dirasakan keluarga besar Polres Probolinggo. Kapolres Probolinggo AKBP Teuku Arsya Khadafi menyampaikan sebuah kabar duka, bahwa Kapolsek Kuripan AKP Kusmidi meninggal saat dirawat karena terinfeksi Covid-19 pada Minggu (1/8).

AKBP Arsya menjelaskan, almarhum Kusmidi dinyatakan positif Covid-19 pada Jumat (23/7). Kusmidi lalu dirawat di RSUD Waluyo Jati Kraksaan. Namun, selama perawatan, kondisi AKP Kusmidi justru menurun.

Kapolsek yang dikenal dekat dengan masyarakat itu akhirnya dirujuk ke RS Universitas Airlangga Surabaya setelah lima hari dirawat di RSUD Waluyo Jati Kraksaan. “Tepat pada hari ini Minggu (1/8) sekitar pukul 06.30, Pak Kusmidi dinyatakan meninggal dunia. Saat ini akan dilakukan pemakaman secara prokes,” ujar Arsya saat dihubungi kemarin.

Meski baru menjabat sebagai Kapolres Probolinggo, AKBP Arsya sangat mengenal Kusmidi. Menurutnya, AKP Kusmidi merupakan sosok yang dekat dengan masyarakat.

Sebelum terpapar Covid-19, AKP Kusmidi yang juga suami Sekretaris Dinkes Kabupaten Probolinggo dr Dyah Kuncorowati itu rajin mengedukasi masyarakat tentang pentingnya penerapan protokol kesehatan dan informasi seputar Covid-19. AKP Kusmidi juga rajin terjun ke lapangan jika ada pelanggaran protokol kesehatan.

Kabar duka meninggalnya AKP Kusmidi tersebar di media sosial dan grup aplikasi pesan instan WhatsApp. Rasa kehilangan dan ungkapan duka memenuhi sejumlah grup WhatsApp. (rul/iwy)


Bagikan Artikel