Peristiwa

Drainase Ditutup Urukan, Warga Pilang Resah


PROBOLINGGO – Warga RW 3 di Kelurahan Pilang, Kecamatan Kademangan Kota Probolinggo resah. Pasalnya, drainase yang berlokasi di JLU (Jalur Lingkar Utara) Jalan Agggrek ditutup proyek pengurukan lahan.

Penutupan drainase itu membuat tiga petak sawah milik warga dan aset Pemkot Probolinggo digenangi air. Tak hanya itu. Pemakaman umum juga tergenang air, terutama saat musim hujan. Bila ada warga yang meninggal, lubang makam dipenuhi air.

Keresahan seperti itu diungkap salah satunya oleh Sudarsono (58), seorang warga setempat, Rabu (16/6) siang. Selain sawah milik Juari dan Hadi Sucipto serta aset pemkot tergenang air dan tidak bisa ditanami, Sudarsono prihatin kondisi pemakaman. “Kalau hujan kuburan digenangi air. Menguburkan warga yang meninggal jadi kesulitan, karena makamnya dipenuhi air,” ujarnya.

Karenanya, pria yang biasa dipanggil Sudar ini meminta agar pemkot tidak  mengeluarkan izin mendirikan bangunan (IMB) sebelum permintaan warga dipenuhi. “Kalau diuruk seperti ini, air enggak jalan. Pokoknya harus ada saluran pembuangan,” katanya.

Hal senada disampaikan Ketua RT 3 – RW 3 Sunar. Ia meminta pemilik lahan yang sudah diuruk itu membuat saluran pembuangan air atau gorong-gorong, seperti bangunan di sisi timurnya. “Ini sampeyan lihat, ada saluran airnya kan. Saluran air ini sampai ke sungai. Ya, untuk pembuangan,” tandasnya.

Saat ditanya milik siapa lahan yang sudah diuruk tersebut, Sunar menjawab tidak tahu. Saat pengurukan dimulai, pemilik lahan tidak berkoordinasi. “Saya tahunya lahan ni diuruk  setelah dikasih tahu teman saya. Yang meratakan tanah uruk ini kan teman saya. Operator mesin beratnya,” katanya.

Sementara, Kepala Dinas PUPR Agus Hartadi berjanji akan mengkroscek penutupan saluran air yang meresahkan warga tersebut. Ia berterus terang belum mengetahui persoalan tersebut.

“Saya belum tahu di daerah mana itu. Tahunya dari sampeyan-sampeyan ini. Oke nanti kami cek. Enggak boleh menutup drainase,” kata Agus saat dikonfirmasi wartawan usai menghadiri rapat Banggar di gedung DPRD setempat kemarin. (gus/iwy)


Bagikan Artikel