Peristiwa

Tabrak Tiang PJU, Pegawai Koperasi Tewas


PROBOLINGGO – Kecelakaan tunggal merenggut nyawa terjadi di ruas Jalan KH Abdurrahman Wahid atau Jalan Gus Dur, Kelurahan Pilang, Kecamatan Kademangan Kota Probolinggo. Catur Priyono (26), Selasa (15/6) tewas setelah motornya menghantam tiang PJU (Penerangan Jalan Umum) di bahu jalan tersebut.

Peristiwa itu terjadi sekitar pukul 15.15. Catur Priyono yang merupakan warga Jalan S. Parman RT 2 – RW 2 Kelurahan Jati, Kecamatan Mayangan, menghembuskan nafas terakhir setelah sempat dilarikan ke RSUD dr Moh. Saleh. Selanjutnya, jenazah Catur sempat disemayamkan di kamar mayat, sebelum dipulangkan ke rumah duka.

Tidak ada yang mengetahui persis kronologi kecelakaan yang menewaskan pria pegawai koperasi itu. Termauk Sigit Prastawa (39), pemilik warung nasi di barat lokasi kejadian. Saat itu Sigit tiduran di kursi panjang warungnya. Ia tiba-tiba terbangun setelah mendengar ramai-ramai warga. ”Saya bangun dan lihat ke timur, di sana sudah banyak orang,” ujarnya.

Bahkan saat Sigit datang ke lokasi kejadian, tubuh korban sudah diangkat dari sawah yang hendak ditanami bawang merah itu. Menurut Sigit, sepeda motor Honda Revo Fit yang dikendarai korban terjun ke sawah. “Korban bersama kendaraannya terjun ke sawah. Saya nyampai di TKP, korban sudah ada di atas. Diangkat warga,” katanya.

Sigit mengatakan, korban masih bernafas saat diangkat dari sawah. “Saat di TKP, koban kritis. Saya enggak tahu kalau meninggal di RSUD,” sebut pria pindahan dari Jogjakarta itu.

Sigit menyebut korban mengalami kecelakaan tunggal. Korban melaju dari arah timur menuju barat mengendarai sepeda motor bernopol N 4831 SY. “Katanya sih sempat nabrak tiang lampu jalan sebelum terjun ke sawah,” tambahnya.

Berdasar pengakuan Sigit, sudah terjadi dua kali tabrakan di lokasi tersebut. Seorang meninggal dan dua orang yang merupakan suami-istri selamat. “Sudah dua kali kejadian tabrakan antar sepeda motor di sini,” ujarnya.

Petugas Satlantas Polres Probolinggo Kota membawa kendaraan korban ke kantor Sarpas di Kademangan. Petugas juga tidak mengetahui kronologi kecelakaan tersebut. “Kami juga enggak tahu. Tugas kami hanya membawa kendaraan korban,” kata seorang petugas.

Yang jelas, dalam kejadian ini mesin motor yang dinaiki korban mengalami pecah dan bodi bagian depan hancur. Sedangkan lampu penerangan yang ditabrak itu sampai terbuka dan lepas nyaris jatuh. “Sampeyan lihat sendiri lampunya. Sampai kayak gitu,” ujar petugas lagi. (gus/iwy)


Bagikan Artikel