Peristiwa

Berpura-pura Beli Soto, Curi Motor, Dihajar Massa


PROBOLINGGO – Terjadi lagi aksi pencurian kendaraan bermotor di wilayah hukum Polres Probolinggo Kota. Namun, dalam aksi pencurian yang terjadi pada Kamis (10/6) sekira pukul 15.00 WIB, pelaku berhasil ditangkap massa dan dihajar hingga berdarah-darah.

Pelakunya ada 2 orang. Satu pelaku tertangkap bernama Aprianto (32), warga Jalan Kerinci, Kelurahan Pilang, Kecamatan Kademangan. Sedangkan seorang rekannya berhasil kabur.

Aksi massa menghajar pelaku baru berakhir setelah datang petugas Polsek Mayangan, Polres Probolinggo Kota dan seorang anggota Kodim 0820 Probolinggo. Amuk massa diredam dan Aprianto diamankan petugas ke markas polresta. 

Dalam kasus pencurian ini korbannya adalah Muhammad Yasin, warga Tongas Kulon Kecamatan Tongas, Kabupaten Probolinggo. Ia berjualan soto di Jalan Cokroaminoto Gang VI, Kelurrahan Kebonsari Kulon, Kecamatan Kanigaran. Sedangkan pelaku berhasil ditangkap warga di Jalan Abdul Aziz.

Yasin mengatakan, pelaku berpura-pura membeli soto. Pelaku yang menyetir sepeda motor masuk warung. Sedangkan Aprianto yang membonceng berada di luar, berperan sebagai eksekutor. Tahu sepeda motornya dibawa lelaki tak dikenal, korban langsung menghampiri dan bertanya. “Kamu pencuri ya?” ujar Yasin menirukan pertanyaannya saat itu.

Tanpa menjawab, pelaku Apriyanto lari, kabur meninggalkan sepeda motor matik bernopol N 5164 SA yang hendak dicurinya. Ternyata rekan Apriyanto juga kabur dengan motornya. “Belum sempat menyalakan sepeda motornya, ketahuan. Pelaku langsung kabur,” kata Yasin.

Warga sekitar yang mendengar teriakan maling dari korban, langsung mengejar pelaku.  Hanya pelaku Apriyanto yang berhasil ditangkap warga. Sedangkan rekannya yang naik motor, lolos.  “Saya parkir motor di dekat warung. Kuncinya lupa enggak saya bawa, nyantol di kontaknya,” tambah Yasin.

Sementara itu, Kapolsek Mayangan Kompol Eko Hari Suprapto membenarkan bahwa aksi pencurian yang salah satu pelakunya tertangkap dan dihajar massa. Hanya, pelaku yang tertangkap tidak dibawa ke mapolsek. “Pelakunya dibawa ke markas polresta,” katanya. (gus/iwy)


Bagikan Artikel