Peristiwa

Pipa PDAM Bocor, Semburkan Air 4 Meter, Ganggu Pengguna Jalan


TEGALSIWALAN – Kebocoran pipa PDAM di Probolinggo kembali terjadi. Bahkan kali ini pipa yang mengalami kebocoran, menyemburkan air setinggi 4 meter yang mengganggu pengguna jalan di sekitar Desa Sumberbulu, Kecamatan Tegalsiwalan pada Minggu (6/6) sore.

Nuryasin, seorang warga Desa Sumberbulu berharap agar pipa yang bocor itu segera diperbaiki, agar air bersihnya tidak mubadzir terbuang sia-sia.

“Lebih-lebih semburan airnya cukup mengganggu bagi pengendara yang melintas di sebelah pipa yang bocor itu,” katanya.

Disebutnya, kebocoran pipa itu terjadi sekitar pukul 14.00. Saat itu tiba-tiba terdengar suara seperti letupan yang diiringi dengan menyemburnya air dari dalam pipa yang terletak di atas aliran anak  sungai Sumberbulu itu.

“Tiba-tiba keluar semburan air dari dalam pipa itu. Sepertinya ada baut yang lepas atau pipanya ada yang bocor. Pastinya saya kurang tahu, biar petugas PDAM nya saja nanti yang ngecek,” tuturnya.

Dari informasi yang dihimpun Koran Pantura, kebocoran pipa itu terjadi di jaringan pipa air milik PDAM Kota Probolinggo.

Hal itu terkonfirmasi setelah Direktur PDAM Kabupaten Probolinggo menerjunkan sejumlah petugasnya untuk melakukan pengecekkan di lokasi kebocoran.

“Bukan pipa PDAM Kabupaten Probolinggo. Setelah dicek oleh petugas kami, itu jaringan pipa PDAM Kota Probolinggo,” ujar Direktur PDAM Kabupaten Probolinggo Gandhi Hartoyo, Minggu (6/6).

Dijelaskannya, bahwa apabila terjadi kebocoran sebesar itu, maka dapat diketahui dari berkurangnya angka tekanan air pada alat Manometer yang dimiliki oleh PDAM Kabupaten Probolinggo.

“Tekanan manometer kita masih di angka 10, artinya tidak ada kebocoran sebesar itu,” jelasnya.

Sementara itu, hingga berita ini ditulis, kebocoran masih terjadi dan petugas PDAM dari Kota Probolinggo belum tiba di lokasi untuk melakukan perbaikan. (tm/awi)


Bagikan Artikel