Peristiwa

Gagal Curi Motor, Maling Lempar Bondet


PROBOLINGGO – Gagal mencuri sepeda motor, seorang pencuri nekat melempar bahan peledak yang diduga adalah bondet atau mercon berukuran besar. Syukur saja tidak ada korban jiwa dalam kejadian yang berlangsung Rabu (2/6) sekitar pukul 05.00 itu.

Pelaku ketahuan hendak mencuri sepeda motor milik Febri, warga RT 1 – RW 1, Kelurahan Jrebeng Kidul, Kecamatan Wonoasih, Kota Probolinggo. Karena terdesak sergapan warga, tiga bondet dilempar pelaku.

Holik (50), paman Febri, saat dikonfirmasi usai kejadian menyatakan dua peledak dilempar di pemakaman umum. Sedangkan satu peledak lagi dilempar saat pelaku hendak ditangkap di jalan kelurahan. Karena ledakan itu, pelaku berhasil meloloskan diri dari kepungan massa dan kabur ke arah barat.

Menurut Holik, mulanya ia mendengar teriakan maling dari rumah korban yang berdempetan dengan rumahnya. Holik bersama warga kemudian mengejar pelaku yang kabur lewat lorong.

Pelaku yang berjalan kaki, kabur ke pekuburan umum. Saat terdesak oleh kejaran warga,  dan di depannya ada rawa, pelaku melempar bondet ke arah warga. “Dua kali. Blaar…. Begitu bunyinya. Keluar asap. Tapi, dua-duanya tidak mengenai warga. Peledaknya disimpan di tas pinggang,” ujar Holik.

Meski membahayakan, Holik besama warga tetap mengejar pelaku. Saat hendak ditangkap, pelaku yang bercadar dan mengenakan jaket bertopi itu melempar peledak lagi. “Jarak saya dengan pelaku sekitar dua meter. Hampir ketangkap,” katanya.

Usai melempar bondet yang ketiga, pelaku kabur ke arah barat. Setelah itu salah seorang warga menemukan satu bondet sebesar bola bekel yang diduga milik pelaku. “Sudah enggak ada. Sudah diledakkan oleh warga dengan cara dilempar ke tempat yang aman,” tambah Holik. 

Sementara, Supia, ibu kandung Febri, mengatakan bahwa  sekitar pukul 05.00 Finda istri Febri hendak menyapu sebelum berangkat kerja di PT Eratex Djaja. Saat mengambil sapu, Finda mendengar suara gaduh dari ruang tamu. Ternyata ada seorang pria memegang sepeda motor Vixion N 6493 QX milik suaminya.

Meski Finda berteriak maling, pelaku tidak takut dan gugup. Dengan santainya, pria tersebut keluar rumah dan berjalan kaki santai. “Awalnya oleh mantu saya dikira suaminya. Ternyata pencuri,” ujar Supia.

Sementara, Kapolsek Wonoasih Kompol Khusaimi menyatakan  belum memastikan peledak yang dilempar itu bondet atau bukan. “Bisa saja mercon bantingan. Karena saat anggota ke TKP, tidak ada bekas-bekas bondet. Makanya butuh penyelidikan mendalam,” katanya. (gus/iwy)


Bagikan Artikel