Peristiwa

Parkir Depan Warung, Motor Dimaling


PROBOLINGGO – Warung Geprek Sadis di Jalan Sunan Kalijaga, Kelurahan Jrebeng Lor, Kecamatan Kedopok, Kota Probolinggo kebobolan. Sepeda motor milik Nur Diana (25) salah seorang pramusajinya, dimaling pada Rabu (19/5) sekitar pukul 08.00.

Diperoleh informasi, motor milik korban diparkir di pinggir jalan, depan warung. Sedangkan pemiliknya bersama seorang pramusaji lainnya tengah berada di dalam warung. Nur Diana mengetahui motornya dicuri, setelah mendengar teriakan maling.

Istri pemilik warung Nur Hasan membenarkan, motor bernopol N 4357 FH milik Nur Diana dibawa kabur pencuri. Disebutkan, korban tengah melapor peristiwa tersebut ke Polres Probolinggo Kota. “Anaknya tidak ada. Lapor ke polresta,” katanya.

Isri Nur Hasan tidak tahu pasti, mengingat saat kejadian dirinya berada di rumahnya. Dan mengetahui warungnya kebobolan, setelah dihubungi korban. Ia kemudian bersama suaminya melucur ke warungnya. “Saya tidak tahu. Pas kejadian saya ada di rumah. Saya ditelepon, terus datang ke sini,” ujarnya di lokasi kejadian.

Dikatakan, selama satu tahun buka warung, baru hari itu kebobolan. Nur Hasan mengaku, sebelumnya pernah beberapa kali mengingatkan korban, agar tidak membawa sepeda motor saat kerja.  “Kan rumahnya dekat dari sini. Saya sarankan naik sepeda pancal kalau kerja. Saya bilang begitu, karena parkirnya dipinggir jalan. Rawan,” imbuhnya.

Sementara itu, Bahri (23) salah seorang karyawan mini market mengaku, mengetahui saat pelaku melancarkan aksinya. Ia melihat seorang pemuda mendekati motor korban dan tak lama menjauh ke arah barat. Beberapa saat kemudian kembali lagi dan langsung kabur setelah mesin motor yang dicurinya hidup.

Dijelaskan, pelaku dua orang lelaki yang salah satunya menunggu di atas sepeda motornya di barat tempat kejadian perkara (TKP). Sedang seorang pemuda yang lebih muda bertugas sebagai eksekutor.  “Saya lihat dari dalam mini market, saat pelaku berusaha merusak kontak. Lalu pelaku meninggalkan motor korban sebentar dan balik lagi,” katanya.

Bahri yang bekerja di mini market yang berhadap-hadapan dengan warung geprek itu lalu melayani pembeli yang mengantri. Disela-sela melayani pembeli, ia sempat melihat pelaku menuju motor korban yang kedua kalinya. “Saya langsung keluar. Saya lempar pelaku dengan minuman kaleng. Sempat ngena pipi kanannya,” jelas Bahri.

Ditambahkan, pelaku yang bertugas mengeksekusi mengenakan helm abu-abu. Kedua pelaku mengendarai sepeda motor N Max warna biru tanpa plat nomor. Dimungkinkan, pelaku dari arah tmur menuju barat dan kabur ke barat. “Saya mau catat nomornya. Ternyata, tidak ada platnya. Pelaku yang nunggu di atas motor lebih tua dari yang ngambil sepeda motor,” pungkasnya. (gus/iwy)


Bagikan Artikel