Peristiwa

Api Sambar Bensin, Warung-Bengkel Terbakar


PROBOLINGGO – Warung sekaligus bengkel di Jl Bengawan Solo, Kelurahan Jrebeng Kulon, Kecamatan Kedopok Kota Probolinggo, Senin (17/5) sekitar pukul 15.30 terbakar. Tak ada korban jiwa dalam kejadian itu.  Hanya, Mahfud (45) si pemilik warung dan bengkel itu  menderita luka bakar ringan di kaki dan tangannya.

Mahfud merupakan warga Desa Posangit Leres, Kecamatan Sumberasih, Kabupaten Probolinggo. Setelah kejadian itu, Mahfud dilarikan ke Puskesmas Kedopok. Kerugian akibat kebakaran tersebut belum dipastikan. 

Berdasar informasi yang dihimpun, sore itu Mahfud tengah menambal ban sepeda motor milik Muhammad Maulana Daniel Pradita (16), warga Posangit Kidul, Kecamatan Kademangan, Kota Probolinggo. Daniel yang berboncengan dengan temannya, yaitu Ahmad Jufriyandani (14), saat melintas di Jalan Mastrip, mendadak ban motornya bocor. 

Daniel kemudian menambal ban sepeda motornya, yaitu Mio matik bernopol N 3740 SS itu di bengkel milik Mahfud. Daniel bersama temannya yang menunggu di timur bengkel, melihat ban yang sedang ditambal itu terbakar. Tanpa dikomando, keduanya berusaha memadamkan api yang membakar ban sepeda motornya. “Kami pindah ke tempat jauh, agar sepeda motor saya tidak ikut terbakar,” ujar Daniel saat ditemui di lokasi kejadian.

Lalu Daniel melihat api kian menjadi hingga membakar tempat tambal ban dan sebagian warung. Kemudian Mahfud bersama warga sekitar berusaha memadamkan api.  Namun, usaha itu tidak berhasil. Api terus membakar bangunan semi permanen yang berlokasi di pinggir Jalan Bengawan Solo tersebut.

Tak lama kemudian, 2 unit kendaraan pemadam kebakaran (Damkar) milik Pemkot Probolinggo tiba. Tak berlangsung lama, api bisa dikuasai dan berhasil dipadamkan oleh petugas damkar.

Kasi Damkar pada Dinas Satpol PP Abdullah menduga, api berasal dari tungku pemanas tambal ban. Sambil menunggu ban yang bocor dipanasi di tungku berapi, korban Mahfud mengisi bensin yang dikulaknya dari jerigen ke dalam botol. Saat itulah api dari tungku  menyambar bensin. Kebakaran tidak dapat dielakkan. “Diduga api dari tungku menyambar bensin. Kan korban menuangkan bensin dari jerigen ke dalam botol,” terang Abdullah.

Tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut. Haya warung dan bengkel tambal ban yang berhimpitan itu nyaris ludas. Sepeda motor milik Daniel masih bisa diselamatkan. “Pemilik warung terluka bakar di kaki dan tangannya, lalu dibawa ke Puskesmas Kedopok. Kalau kerugiannya, belum tahu,” pungkas Abdullah. (gus/iwy)


Bagikan Artikel