Peristiwa

Rumah Warga Wedusan Dibondet saat Santap Sahur


TIRIS – Nasib sial menimpa Samo (43), warga Dusun Lengki, Desa Wedusan, Kecamatan Tiris, Kabupaten Probolinggo. Rumahnya rusak setelah dilempar bondet (mercon berukuran besar) oleh orang tak dikenal, Selasa (27/4) dini hari. Namun syukur saja tidak sampai ada korban jiwa dalam insiden tersebut.

Berdasar informasi yang dihimpun Koran Pantura, aksi pelemparan bondet itu diperkirakan terjadi sekitar pukul 03.00 WIB. Saat itu korban dan keluarganya berada di dalam rumah, tengah melakukan santap sahur. Kemudian mereka dikagetkan adanya suara ledakan keras dari depan pintu rumah. Saking kerasnya, suara ledakan tersebut didengar warga dusun lainnya.

Muhamad Salim Jaelani, seorang warga Kecamatan Tiris, mengatakan bahwa ledakan yang diduga bondet itu baru pertama kalinya terjadi di desa setempat. Beruntungnya, empat penghuni rumah tidak sampai tergores sedikit pun.

“Perkiraan jam saat mau sahur itu dan suara ledakan sampai dusun-dusun yang lumayan jauh kedengaran. Tetapi tidak ada korban jiwa, alhamdulillah, hanya kerugian material saja,” kata Jaelani, saat dikonfirmasi via telepon.

Saat ini, lanjut dia, sekitar Tempat Kejadian Perkara (TKP) sudah disegel menggunakan garis polisi (police line). Kasus ini diambil alih langsung oleh anggota Satuan Reserse dan Kriminal (Satreskrim) Polres Probolinggo setelah mendatangi TKP.

“Yang sangat tampak itu bagian tiga kaca jendela yang pecah. Dan pecahannya mengenai rumah di depannya yang berjarak mungkin delapan sampai sepuluh meter. Kalau untuk hal lainnya seperti orang yang dicurigai itu urusan polisi,” ungkapnya.

Sementara, Kasatreskrim Polres Probolinggo AKP Rizki Santoso membenarkan adanya ledakandi sebuah rumah warga Kecamatan Tiris. Saat ini, polisi masih menyelidiki dan mengembangkan kasus tersebut. “Benar bahwa ada peristiwa pelemparan petasan, mengakibatkan kaca rumah pecah. Pelaku masih dalam penyelidikan,” tutur pria asal Surabaya ini. (yek/iwy)


Bagikan Artikel