Peristiwa

Terjun ke Dasar Sungai, Pengendara 17 Tahun Tewas


MARON – Nahas dialami Fendi Pramono (17), warga Desa Brani Wetan, Kecamatan Maron, Kabupaten Probolinggo. Nyawanya melayang setelah kendaraannya terjun bebas ke dasar sungai Desa Klenang Kidul, Kecamatan Banyuanyar, Minggu (25/4) pagi. Korban menghembuskan nafas terakhirnya di lokasi kejadian.

Kejadian itu diketahui oleh seorang warga yang melintas di sekitar jembatan desa tersebut. Dilihat dari atas jembatan, korban beserta kendaraannya terkapar di dasar sungai yang minim air. Tak berapa lama banyak warga yang mulai memadati sekitar jembatan. Bahkan pengendara yang melintas sempat berhenti untuk menyaksikan kejadian tersebut.

Informasi yang diperoleh, kecelakaan tunggal itu terjadi sekitar pukul 06.30 WIB. Mulanya, korban mengendarai sepeda motor dengan nopol N-6357-MB melaju dari arah barat ke timur. Ketika hendak melintas di jembatan, korban gagal mengendalikan laju motornya.

Laju motor tidak stabil, sehingga korban beserta kendaraannya terjun bebas ke sungai, yang memiliki kedalaman sekitar 18 meter. Sungai yang minim air itu, membuat korban dan kendaraannya terlihat jelas dari atas jembatan.

Warga sekitar pun berusaha mengevakuasi korban dengan alat seadanya. Dengan dibantu anggota kepolisian, korban beserta kendaraanya berhasil diangkut dan dibawa ke Kamar Mayat RSUD Waluyo Jati Kraksaan. Sementara kendaraanya diamankan ke post polisi.

“Dugaan sementara, korban jatuh ke sungai dari atas jembatan karena kehilangan konsentrasi. Korban dinyatakan meninggal dunia di lokasi,” kata Kanitlaka Satlantas Polres Probolinggo Iptu Nyoman Harayasa.

Ia menambahkan, selepas dari rumah sakit, korban langsung dibawa pulang ke rumah duka.“Kemungkinannya sekarang korban sudah dikebumikan, karena pihak keluarga juga sudah mengetahui,” tutur Nyoman. (yek/iwy)


Bagikan Artikel