Peristiwa

Sapi Bunting di Randumerak Digondol Maling


PAITON – Sial menimpa Suhaimi (58). Sapi betina milik warga Dusun Masjid, Desa Randumerak, Kecamatan Paiton Kabupaten Probolinggo itu digondol maling pada Senin (19/4) sekitar pukul 02.00 WIB.

            Suhaimi mengatakan, sebelumnya ia sama sekali tidak mempunyai firasat akan peristiwa tersebut. Terlebih saat ini umat Muslim sedang menjalankan ibadah puasa di bulan suci Ramadan. “Apes, padahal sapinya sedang sedang hamil lima bulan,” katanya, kemarin.

            Ia melanjutkan, sebelum sapi tersebut dicuri, suaminya, Hari (58), tidur di teras rumah hingga pukul 01.30. Namun, karena merasa kedinginan, Hari pindah ke dalam rumah. Tak berselang lama, Suhaimi mendengar ada bunyi gaduh di jalan depan rumahnya.

            “Sekitara pukul 02.00 itu ada bunyi gaduh di depan. Apa itu berasal dari bunyi sapi yang dimasukkan ke dalam mobil, saya belum tahu juga,” terangnya.       

Saat itu, ia justru mengira bunyi tersebut berasal dari pengendara motor yang jatuh. Saat ia mengintip melalui jendela rumah, Suhaimi sama sekali tidak melihat adanya pengendara yang jatuh.

Seketika itu juga ia langsung teringat hewan ternaknya itu, kemudian ia membangunkan suaminya untuk melihat sapinya. “Ternyata tidak ada orang jatuh, makanya saya langsung bangunkan suami untuk lihat sapi ke kandang,” ungkapnya.

Ketika sampai di kandang yang berada di samping rumah, ia dan suaminya langsung kaget ketika satu dari 2 ekor sapi peliharaannya sudah tidak ada lagi di tempatnya. “Ketika diperiksa, ternyata talinya itu dipotong. Dan kebetulan yang diambil sapi limusin yang sudah hamil,” paparnya.

Melihat sapinya sudah tak ada, Hari pun langsung berupaya melakukan pengejaran. Namun, pencarian itu tak membuahkan hasil. Hari hanya menemukan bekas kotoran sapi yang masih baru di jalan depan rumahnya.

“Kotorannya itu bertumpuk jadi satu. Dan di samping kotoran itu ada bata merah. Saya kurang tahu juga, apakah bata ini digunakan maling untuk berjaga-jaga khawatir ketahuan, atau dijadikan tangga agar sapi gampang dinaikkan ke mobil,” ujarnya.

Selanjutnya, kejadian ini dilaporkan ke Polsek Paiton. Suhaimi berharap sapi peliharaannya itu dapat kembali ditemukan.

Sementara itu, Kanit Reskrim Polsek Paiton Ipda Riyono membenarkan adanya peristiwa pencurian sapi milik waga Desa Randumerak tersebut. ”Iya, yang bersangkutan  sudah laporan,” paparnya. (ay/iwy)


Bagikan Artikel