Peristiwa

Lihat Orang Nyebrang, Pikap Terguling


GENDING – Kecelakaan tunggal terjadi di jalur pantura masuk Desa Curahsawo Kecamatan Gending, pada Minggu (11/4) pagi. Pikap bermuatan bawang itu banting setir dan terguling di badan jalan. Pasalnya, si sopir melihat orang menyeberang jalan sembarangan. Informasi yang dihimpun, kendaraan pikap putih dengan nomor polisi N 9493 NK yang dikendarai Latif (51), warga Desa Pajarakan Kulon, Kecamatan Pajarakan melaju dari arah timur ke barat, sekitar pukul 09.00 WIB.

Sesampainya di lokasi kejadian, kendaraan tersebut tiba-tiba banting setir dan terguling di badan jalan. Saat kejadian itu, jalan sedang sepi dari para pelalu lalang. Tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut. Kendaraan itu menutupi ruas jalan arah Surabaya-Banyuwangi. Bawang merah yang dibawa juga berhamburan keluar dari bak kendaraan. Akibatnya arus lalu lintas sedikit terganggu. Banyak kendaraan yang menurunkan kecepatan lajunya, dan berhenti melihat kejadian tersebut.

“Dari keterangan pengemudi, bilangnya ada orang yang nyebrang. Makanya membanting setir. Sehingga kendaraannya terguling,” ujar AIPTU Patty, petugas Lakalantas Polres Probolinggo yang datang ke lokasi kejadian.

Proses evakuasi dibantu warga dan aparat setempat. Mobil pikap itu ditarik menggunakan mobil derek. Setengah jam kemudian, kendaraan berhasil ditangani dan dipindah ke bahu jalan. Arus lalu lintas pun kembali normal.

Akan tetapi, kejadian tersebut masih menjadi teka-teki yang membuat warga sekitar keheranan. Sebab, kendaraan tersebut terguling saat jalan sepi dan cuaca sedang baik.

Salah satunya seperti yang disampaikan Bawon, warga setempat. Ia mengaku saat kejadian, di sekitar truk oleng, tidak ada orang yang hendak menyebrang. Aneh sekali tanpa ada apapun langsung terguling di tengah jalan. “Saya yang berada di pinggir jalan sebelah utara ini tidak melihat siapa-siapa yang menyebrang,” ujarnya. (yek/awi)


Bagikan Artikel