Peristiwa

Curanmor Merajalela, Semalam 3 Motor Disikat Maling


PROBOLINGGO – Tindak pencurian kendaraan bermotor di Probolinggo semakin merajalela.  Senin (5/4) dini hari, maling motor beraksi di Desa Kedungsupit, Kecamatam Wonomerto, Kabupaten Probolinggo. Tidak tanggung-tanggung, ada tiga sepeda motor yang berhasil dibawa kabur maling dari dua rumah bertetangga di desa tersebut. 

            Dua di antaranya adalah sepeda motor jenis trail dan matik milik Susiadi (38). Sedangkan satu sepeda motor lagi jenis bebek milik Yanto alias Marken, tetangga sekaligus saudara Susiadi.

            Sebenarnya di rumah Susiadi sepeda motor Honda Tiger modifikasi yang sudah sempat dikeluarkan pelaku. Tetapi karena diteriaki maling, motor Tiger itu ditinggal oleh pelaku. Hanya dua sepeda motor yang dimaling dari rumah Susiadi.  

Retno alias Ati (65), ibu Susiadi, saat dikonfirmasi pada Senin siang membenarkan ada dua sepeda motor milik anaknya yang dicuri. Sedangkan sepeda motor Honda Tiger yang sudah dikeluarkan dari tempat parkirnya di dapur, ditinggalkan oleh pelaku karena diteriaki maling. “Saya lihat dua pelaku menuntun sepeda motor anak saya. Saya langsung teriak maling. Mereka kabur dan sepeda motor yang akan dicuri, ditinggalkan,” kata Ati.

Saat Ati berteriak, Susiadi terbangun dan langsung keluar rumah mengejar pelaku. Tetapi Susiadi disuruh kembali oleh Ati dengan alasan khawatir dibacok atau dilempar batu oleh pelaku. “Saya panggil anak saya agar masuk ke rumah. Takut anak saya dilempar batu atau dibacok oleh pelaku. Malingnya ya kabur,” ujar Ati.

Menurut Ati, peristiwa itu terjadi sekitar pukul 01.30. Mulanya ia mendengar suara orang di luar rumah. Ati kemudian bangun dan melihat ke luar jendeal kamar tidurnya. Saat itulah Ati melihat dua lelaki menuntun sepeda motor modifikasi milik anaknya. “Yang satu pegang setir. Satunya mendorong dari belakang, memegang jok. Saya langsung teriak maling beberapa kali,” katanya.

Diperkirakan, pelaku lama mengintai dan memantau rumahnya. Terbukti, di sisi timur luar pagar pekarangan, ditemukan beberapa botol minuman kemasan botol plastik. “Pelakunya duduk di dipan bambu sambil minum. Ya, menunggu kami tidur,” pungkas Ati.

Sementara itu, Susiadi yang baru datang, membenarkan ada dua motornya yang dicuri. Satu unit jenis trail bernopol N 3605 PG dan motor matik bernopol N 5537 P.  “Diparkir di dapur. Semuanya lima unit. Dua unit yang tidak dikeluarkan,” katanya.

Pelaku yang diperkrakan lebih dari tiga orang tersebut masuk ke dapur dengan cara membobol pintu pagar dengan cara memutus rantai. Sedangkan pintu dapur dibuka. Caranya, pelaku membobol dinding tembok dan membuka grendel atau kancing pintu. “Dua pintu dibobol. Ya, kalau enggak ketahuan Ibu, mungkin tiga sepeda motor yang diambil,” ujarnya.

Susiadi mengaku baru tidur sekitar pukul 01.00. Dia bangun saat mendengar teriakan ibunya. Pelaku sempat dikejar, namun berhasil kabur. “Pelaku yang naik matik lari ke timur. Kalau yang naik trail ke utara kuburan,” katanya. (gus/iwy)


Bagikan Artikel