Peristiwa

Pegawai Koperasi Tewas Ditabrak Kereta


LECES – Perlintasan kereta api tanpa palang pintu di Desa/Kecamatan Leces, Kabupaten Probolinggo, kembali memakan korban. Selasa (23/2) sore, seorang karyawan koperasi simpan pinjam asal Pasuruan tewas tertabrak Kereta Api (KA) Sri Tanjung jurusan Jogjakarta – Banyuwangi.

Berdasarkan informasi yang dihimpun Koran Pantura, kecelakaan tersebut bermula ketika korban yang diketahui bernama M. Sajid hendak menyeberangi perlintasan kereta api di selatan Mapolsek Leces. Warga Desa Jatirejo, Kecamatan Lekok, Kabupaten Pasuruan itu nekat melewati perlintasan tanpa palang pintu itu.

Kapolsek Leces AKP Akhmad Gandi mengatakan, korban diduga lalai dan tak memperhatikan ada sebuah kereta api melaju dari arah utara ke selatan. “Sehingga korban tertabrak bersama sepeda motornya dan terseret sejauh 10 meter dari titik kecelakaan. Korban tewas seketika di lokasi kejadian,” ujarnya.

Korban tewas akibat luka parah di bagian kepala, dada, dan kaki. Selanjutnya, korban dievakuasi menggunakan mobil patroli Polsek Leces menuju kamar mayat RSUD dr. Moh. Saleh Kota Probolinggo.

“Motor milik korban merek Honda Revo Vit Nopol N 5983 XF rusak parah. Motornya sudah diamankan Satlantas Polres Probolinggo. Pihak keluarga korban sudah kami hubungi dan sedang dalam perjalanan ke rumah sakit,” kata AKP Gandi.

Sementara itu, Komandan Pleton Polsuska Daop 9 Jember Kapten Mochamad Halil mengimbau masyarakat agar lebih hati-hati ketika melintasi pintu perlintasan kereta api. Utamanya di pintu perlintasan yang tidak dilengkapi dengan palang pintu.

“Keberadaan early warning harus lebih diperhatikan karena lampu itu merupakan penunjuk kalau ada kereta api yang akan melintas. Semoga dengan adanya imbauan ini tidak sampai terjadi adanya korban jiwa yang meninggal sia-sia di perlintasan kereta api,” kata Kapten Mochamad Halil. (tm/eem)


Bagikan Artikel