Peristiwa

ABK Meninggal di Kapal


PROBOLINGGO – Daniel Bagus Alamsyah (34), anak buah kapal (ABK) KM Inti Nelayan 15 meninggal di perairan laut Bali, pekan lalu. Selasa (9/2) sekitar pukul 09.00, jenazahnya tiba di Pelabuhan Perikanan Pantai (PPP) Mayangan, Kota Probolinggo.

Sebelum dipulangkan ke rumah duka, jasad ABK asal Kecamatan Neglasari, Kota Tangerang, Banten, tersebut disemayamkan di RSUD dr Moh. Saleh Kota Probolinggo. Dari Perairan Bali ke PPP Mayangan, jasad Daniel diangkut dengan Kapal Motor (KM) Inti Nelayan 15.

Kasatpolair Polres Probolinggo AKP Slamet Prayitno saat dikonfirmasi kemarin mengatakan, jasad Daniel Bagus Alamsyah sudah dibawa ke kamar mayat RSUD dr Moh. Saleh. Selanjutnya tinggal menunggu kedatangan keluarganya. “Keluarganya sudah dalam perjalanan ke sini,” katanya.

Korban merupakan salah seorang dari 40 ABK di KM milik CV Karya Samudera. Menurutnya, Daniel meninggal dalam perjalanan dari Papua menuju PPP Mayangan, Kota Probolinggo. “Diketahui meninggal di dalam kamarnya, saat di perairan laut Bali dalam perjalanan ke sini,” terang AKP Slamet.

Seetelah mendapat innformasi ada ABK meninggal, pagi kemarin Satpolair menunggu di PPM Mayangan. “Petugas bersama tim medis langsung mendatangi kapal saat tiba di Pelabuhan Perikanan Pantai Mayangan,” tambahnya.

Setelah diperiksa, jasad korban dibawa ke kamar jenazah RSUD. Dari hasil pemeriksaan tim medis dan keterangan saksi, korban meninggal karena sakit. Sebelum meninggal, korban sakit di bagian kakinya. “Meninggal karena sakit. Informasinya sakit di bagian kakinya. Tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan,” jelas AKP Slamet. (gus/iwy)


Bagikan Artikel