Peristiwa

Dua Remaja asal Banyuanyar Dibacok Geng Motor


DRINGU – Nahas yang dialami Mochammad Idrus (19) dan Alvin Irsyad Erik (20). Mereka dianiaya sekelompok pemuda tak dikenal di Desa Kedungdalem, Kecamatan Dringu, pada Minggu (7/2) dini hari. Alhasil, kedua remaja itu mengalami luka bekas sabetan benda tajam.

Informasi yang diterima, dua remaja asal Desa Banyuanyar Lor, Kecamatan Gending itu hendak pulang bersama dengan enam teman lainnya. Masing-masing dari mereka mengendarai sepeda motor dan melaju dari arah Kota Probolinggo.

Sesampainya di lokasi, ada rombongan geng motor lain yang mendahului geng motor korban. Geng motor tak dikenal itu berhenti di sebuah persimpangan minimarket. Ketika rombongnan korban melintas, Idrus dan Alvin terjatuh di badan jalan. Tepat tak jauh dari minimarket tersebut.

Kemudian rombongan geng musuh korban itu langsung menghampiri Idrus dan Alvin. Tak disangka salah satu anggota dari geng pelaku itu membawa senjata tajam dan membacok korban dengan brutal di pinggir jalan.

“Korban bernama Idrus mengalami luka bacok bagian punggung kanannya, sedangkan yang satunya mengalami bacokan di pinggang bagian kanan. Setelah membacok korban, para pelaku langsung meninggalkan TKP,” ungkap Kasat Reskrim Polres Probolinggo AKP Riski Santoso.

Kedua korban kemudian mendatangi Mapolsek Dringu dan melaporkan kejadian tersebut. Polisi sudah melakukan olah TKP dan masih menyelidiki kedua kelompok itu.

“Motif pelaku masih kami dalami, kemungkinannya miskomunikasi antar kelompok motor yang bersinggungan di jalan atau dendam pribadi di antara kedua kelompok motor ini,” tutup perwira asal Surabaya ini. (yek/awi)


Bagikan Artikel