Peristiwa

Dringu Banjir, Jalur Pantura Lumpuh


DRINGU – Hujan yang mengguyur wilayah Probolinggo selama beberapa jam pada Kamis (28/1) siang hingga petang, langsung berdampak banjir. Sejumlah desa di Kecamatan Dringu Kabupaten Probolinggo mengalami banjir setinggi lutut orang dewasa. Selain menggenangi rumah warga, banjir juga melumpuhkan jalur utama pantura.

Berdasarkan pantauan Koran Pantura, hujan mengguyur sejak pukul 13.00 hingga petang. Dampaknya, sejumlah rumah warga di Dringu dan ruas jalan desa terendam. Terutama di Dusun Grogol, Desa Pabean, Desa Randuputih, dan Dusun Krajan Bandaran Desa/Kecamatan Dringu.

Selain itu banjir juga menggenangi sejumlah ruas jalan pintura, utamanya di jalan raya Desa Pabean dan Tamansari. Genangan air setinggi lutut orang dewasa melumpuhkan arus lalu lintas.

Kemacetan panjang selama berjam-jam pun tidak terelakkan. Bahkan tidak sedikit lahan pertanian milik warga utara dan selatan jalan yang ikut terendam banjir.

“Banjir lagi. Setiap tahun selalu seperti ini. Untung kami sudah mengantisipasinya dan sudah mengevakuasi barang elektronik sebelum banjir ini datang,” kata Husna (40), salah seorang warga Desa Pabean, kemarin sore.

Menurutnya, banjir seperti ini kerap terjadi karena buruknya saluran drainase yang ada di sepanjang jalur pintura. Genangan air hujan jadi tidak bisa langsung mengalir ke sungai atau saluran, melainkan meluber dan masuk ke rumah-rumah warga yang lebih rendah dibanding badan jalan.

“Saluran drainase apa, wong tidak ada yang fungsi. Yang ada lingkungan rumah kami  jadi saluran pembuangan air dari daerah aliran sungai Kresek yang ada di sisi timur itu,” sebut Husna.

Menanggapi bencana banjir tersebut, Kabid Kedaruratan dan Logistik pada BPBD Kabupaten Probolinggo Sugeng Suprisayoga mengatakan, pihaknya telah menerjunkan sejumlah personel untuk mengatasi situasi. Terutama melakukan langkah-langkah pembersihan saluran drainase yang tersumbat oleh tumpukan sampah.

“Kami sejak sore tadi sudah mengirimkan empat personel untuk mengurai banjir tersebut. Semoga banjir genangan itu dapat segera surut setelah langkah-langkah yang dilakukan oleh personel kami,” kata Sugeng, sore kemarin. (tm/iwy)


Bagikan Artikel