Peristiwa

Buruh Tani Tewas Dihantam Bus


PAJARAKAN – Tragis nasib Ali Harto (66), warga Desa Sentong, Kecamatan Krejengan, Kabupaten Probolinggo. Buruh tani itu meregang nyawa usai dihantam bus di jalur pantura Desa Sukokerto, Kecamatan Pajarakan, Selasa (26/1) pagi.

Ali pagi itu mengendarai sepeda motor nopol N 3930 MN, melaju dari arah timur ke barat. Ali dalam perjalanan menuju sawahnya. Namun, sesampainya di lokasi kejadian, tepatnya di depan gedung DPRD Kabupaten Probolinggo, melaju Bus Mila Sejahtera bernopol N 7154 UQ yang dikemudikan oleh Sugik, (52), warga Kecamatan Kanigaran, Kota Probolinggo.

Bus itu melaju kencang dari arah barat ke timur. Bus tersebut hendak menyalip kendaraan besar yang melaju searah di depannya. Sayangnya, ketika menyalip, bus tersebut justru tidak memperhatikan kendaraan lain dari arah berlawanan.

Jalur arah berlawanan dikuasai bus tersebut. Sehingga Ali Harto yang kebetulan berhadapan dengan bus itu tidak bisa menghindar. Alhasil Ali Harto pun tertabrak moncong bus.

“Bus itu mau nyalip. Sementara di depannya ada sepeda motor. Akhirnya tertabrak. Pengendara motor langsung terlempar ke luar jalan bersama dengan motornya,” ungkap Sandi salah satu warga setempat.

Warga segera menghampiri korban kecelakaan tersebut. Sayangnya, nyawa Ali tidak tertolong. Ia menghembuskan nafas terakhir di lokasi kejadian. Tak lama kemudian, pihak kepolisian datang dan melakukan olah TKP. Polisi juga mengevakuasi korban beserta kendaraan yang terlibat.

Kanit Laka Lantas Polres Probolinggo Iptu I Nyoman Harayasa mengatakan, pihaknya sudah mengamankan dan mengevakuasi korban, berikut kendaraan yang terlibat dan pengemudi bus. Iptu Nyoman menduga, kejadian itu dilatari oleh pengemudi bus yang kurang memperhatikan keadaan jalan.

“Saat mendahului truk tidak dikenal itu, bus diduga terlalu ke kanan, dan melaju kencang. Sehingga menabrak pengendara motor yang saat itu sedang berjalan dari arah yang berlawanan.” ujarnya.

Akibatnya, Ali Harto meninggal dunia di lokasi kejadian, dan sepeda motor yang dikendarainya rusak parah. “Kami langsung evakuasi korban ke kamar jenazah RSUD Waluyo Jati Kraksaan,” katanya. (yek/iwy)


Bagikan Artikel