Peristiwa

Gandol Truk, Remaja Dringu Tewas Terlindas


DRINGU – Kemacetan panjang yang terjadi di ruas jalan Pantura Dringu, Kabupaten Probolinggo memakan korban pada Kamis (7/1) sekitar pukul 11.00. Seorang anak di bawah umur berinisial F (14), warga Desa Tamansari, berniat menggandol salah satu truk sesaat setelah kemacetan tersebut terurai. Apesnya, F tewas terlindas ban truk trailer yang hendak dinaikinya.

Berdasarkan informasi Koran Pantura, peristiwa nahas tersebut terjadi sesaat setelah kemacetan panjang yang diakibatkan adanya truk mogok di tengah jalan mulai terurai. Saat itu, F bersama 2 teman mainnya tengah berdiri di tepi jalan di dekat titik kemacetan tersebut terjadi. Yakni di pertigaan Sinto Kecamatan Dringu.

Sejurus kemudian, F bersama dua temannya melihat adanya truk trailer nopol L 9592 UT melaju dari arah timur. Sontak mereka pun langsung bersiap untuk mencegat dan menggandol truk tersebut. Namun nahas bagi F. Saat hendak gandol, F justru terjatuh dan terlindas ban truk trailer tersebut.

Alhasil, F yang diketahui masih duduk di bangku sekolah menengah pertama di wilayah Kecamatan Dringu itu pun tewas seketika. Ia mengalami luka parah pada bagian kepalanya.

“Mereka bukan anak punk, karena saya tahunya mereka itu anak desa sini,” kata Saiun, salah seorang warga Desa Tamansari, Kamis (7/1).

Menurutnya, saat hendak gandol truk trailer tersebut, laju truk tengah kencang-kencangnya. Karena kala itu baru saja lepas dari kemacetan yang terjadi di depan kantor Damkar Kabupaten Probolinggo di sisi timur pertigaan Sintoan.

“Jadi, truknya itu tengah melaju dari timur, tapi berusaha dicegat dan digandoli oleh tiga anak itu. Akhirnya satu jatuh dan terlindas,” beber Saiun.

Hingga berita ini diturunkan, sopir truk trailer yang belum diketahui itu sudah diamankan di Mapolsek Dringu. Tak selang berapa lama kemudian, kasus ini pun ditangani langsung oleh Satlantas Polres Probolinggo. (tm/eem)


Bagikan Artikel