Peristiwa

Terperosok di Septic Tank, Wanita 19 Tahun Tewas


PROBOLINGGO – Niat baik Kumariah (19) memberi tanda pada septic tank rumahnya ternyata malah berujung maut. Warga Dusun Krajan II, RT 02 – RW 02, Desa Jrebeng, Kecamatan Wonomerto, Kabupaten Probolinggo tersebut Senin (4/3) terperosok ke dalam septic tank hingga tewas.

Perempuan yang sudah menikah itu meninggal dunia setelah tubuhnya tertimpa pecahan cor penutup septic tank. Korban menghembuskan nafas terakhir di Puskesmas Wonomerto. Sedangkan Sukarni, ibu kandung korban yang juga sempat masuk septic tank, selamat.

Kapolsek Wonomerto Iptu Agus Wahyono menjelaskan, petaka yang menimpa Kumariyah berlangsung kemarin sekitar pukul 10.30 di area dapur rumahnya.

Kronologinya, pagi itu korban memasang meja di atas penutup saptic tank yang retak dimakan usia. Tiba-tiba cor penutup septic tank ambrol. Kumariyah yang berada di atas tutup cor itu tidak sempat pindah. Akibatnya, korban ikut jatuh terperosok masuk septic tank sedalam sekitar 4 meter itu.

Kumariyah sempat berteriak minta tolong saat berada dalam penampungan tinja tersebut. Teriakannya terdengar oleh pakdenya, Rapiadi. Tetapi, Rapiadi tidak langsung terjun untuk menolong korban. Sebab, ia khawatir 3 pecahan cor penutup septic tank di pinggir ikut terjatuh hingga menimpa tubuh korban.

Rapiadi kemudian pergi mencari tetangga untuk dimintai bantuan mengangkat lantai cor yang retak atau terbelah menjadi tiga bagian tersebut. Sebelum Rapiadi datang, ibu korban, Sukarni, mendatangi septic tank setelah mendengar teriakan putrinya.

Lalu tanpa pikir panjang, lanjut Kapolsek, Sukarni terjun untuk menolong anaknya. Saat itu pecahan lantai cor yang diinjak dan dipegang ikut terjun ke dalam septic tank bersamaan dengan masuknya ibu korban. “Pecahan cor yang runtuh itu mengenai tubuh korban. Sedangkan ibu korban selamat, tidak kena reruntuhan cor,” ujar Kapolsek.

Beberapa saat kemudian warga ramai datang dan mengangkat dua korban, yang tak lain adalah ibu dan anak. Keduanya dibawa ke Puskesmas setempat untuk mendapat pertolongan. Namun sayang, nyawa Kumariyah tidak berhasil diselamatkan. “Korban meninggal di puskesmas. Kalau orang tuanya, selamat,” kata Kapolsek.

Dijelaskan, dalam peristiwa tersebut, korban mengalami luka robek di bagian kepala atas dan belakang. “Korban berniat memasang meja di atas septic tank, sebagai tanda, agar keluarganya atau orang lain tidak lewat di atasnya. Tetapi niatan baik itu mengenai dirinya sendri,” tutur Kapolsek. (gus/iwy)


Bagikan Artikel