Peristiwa

Rombongan Bercadar pun Terjaring Rapid Test Antigen


PAITON – Dalam razia rapid test antigen di batas Kabupaten Probolinggo timur di Kecamatan Paiton Selasa (29/12), ada rombongan wanita bercadar yang ikut terjaring. Mereka pun diwajibkan menjalani rapid test antigen.

Rombongan wanita bercadar itu mengendarai mobil dari arah timur. Di lokasi razia di Paiton, mereka diberhentikan oleh Satgas Covid-19 Kabupaten Probolinggo. Selanjutnya, rombongan bercadar itu diminta menjalani rapid test antigen. Para wanita berpakaian serba hitam itu pun bersedia menjalani rapid test.

Mereka berencana untuk pulang ke tempat asal mereka di Bangil, Kabupaten Pasuruan. Beberapa wanita lainnya berasal dari Kabupaten Malang. Rombongan berjubah hitam itu baru pulang dari acara pertemuan keluarga di sekitar Bondowoso. “Kami mau pulang. Ada yang berasal dari Pasuruan. Ada juga yang dari Malang,” ungkap Fitri, salah satu dari wanita bercadar itu.

Mereka kemudian mengisi formulir dan melakukan rapid test satu persatu. Saat setiap salah satu dari mereka menjalani rapid test, beberapa yang lain mengitarinya untuk menutupi. Hal itu dilakukan sampai semuanya selesai dirapid test.

Bahkan mereka juga enggan ketika sejumlah media mewancarainya. Penolakan itu disampaikan secara lembut dan permohonan yang sangat ramah. Para wartawan pun mengerti dan tidak melanjutkan sesi tanya jawab itu.

“Mungkin mereka tidak ingin rekannya dilihat orang lain selain mereka sendiri. Nggak masalah, yang penting mereka mau menjalani rapid dan sehat,” ungkap Koordinator Penegakan Hukum Satgas Covid-19 Kabupaten Probolinggo Ugas Irwanto. (yek/iwy)


Bagikan Artikel