Peristiwa

Emak-Emak Curi Cumi, Terekam CCTV, Dilepaskan


PROBOLINGGO – Seorang emak-emak kedapatan mencuri di Pasar Ikan di Kelurahan/Kecamatan Mayangan, Kota Probolinggo. Aksi emak-emak itu dipergoki pada Senin (28/12) siang. Namun, meski tertangkap tangan melakukan pencurian, perempuan itu akhirnya dilepaskan.

Selain karena ikan yang dicuri harganya tidak sampai Rp150 ribu, pelakunya juga berusia 60 tahun. Selain itu, ikan cumi-cumi yang dicuri juga dikembalikan. Endang, pedagang yang ikannya dicuri, tidak tega melaporkan emak-emak tersebut.

Endang memilih kejadian ini diselesaikan secara kekeluargaan, dengan ditengahi petugas keamanan pasar. Meski demikian, pelaku tetap diberi sanksi sosial, yaitu tidak diizinkan lagi berseliweran di dalam pasar ikan. Ia juga diharuskan menandatangani pernyataan. “Pelaku kan melijo ikan. Ngulak ikan di sini setiap hari. Tapi beli sedikit, saya kasihan,” ujar Endang yang warga Dringu.

Endang mengaku tidak tahu kalau ikan cuminya dicuri. Ia baru tahu setelah pelaku ditangkap petugas keamanan pasar. “Saya enggak tahu kalau dagangan saya ada yang hilang. Ada yang nanya, apa cumi saya hilang. Setelah saya lihat, ya benar hilang,” katanya.

Ternyata petugas tidak hanya membawa cumi, tetapi juga pencurinya. Rupanya, Endang tak hanya sekali ini kehilangan ikan. Seminggu lalu, ia kehilangan ikan dorang. “Pelaku nyuri ikan saya dua kali. Pertama ikan dorang, dan terakhir cumi. Saya tahunya lihat dari CCTV,” tandasnya.

Nuruddin (45), kepala keamanan Pasar Mayangan menyatakan, pihaknya telah mengamankan seorang emak-emak yang mencuri cumi di bedak Endang. Lantaran sudah diselesaikan secara kekeluargaan, pelaku dipulangkan.

“Enggak laporan ke polsek. Kasihan sudah tua. Kami beri sanksi, tidak boleh ke sini lagi,” katanya. Pelaku menurut Nuruddin, pelaku sudah menandatangani surat pernyataan.

Dijelaskan, pelaku tertangkap setelah diintai melalui CCTV. Usai pelaku beraksi, petugas keamanan menangkapnya saat keluar dari dalam pasar. “Kami pertemukan dengan pemilik cumi. Bu Endang tidak mempermasalahkan. Cuminya dikembalikan,” jelas pria yang biasa disapa Udin tersebut.

Menurutnya, pelaku sudah beberapa hari dipantau melalui CCTV. “Gerak-gerik pelaku kami pantau dari CCTV. Karena emak-emak itu yang mencuri ikan dorang di bedak bu Endang. Nah, benar dia mencuri lagi di bedag yang sama. Ya langsung kami amankan,” jelas Udin.

Pelaku tidak mencuri di kala sepi, tetapi justru saat pasar ramai. Begitu Endang sibuk melayani pembeli lain, pelaku langsung beraksi. “Pelaku mencuri kesempatan. Saat enggak ada yang memperhatikan, ia langsung beraksi. Enggak tahunya, aksi pelaku kami pantau,” katanya. (gus/iwy)


Bagikan Artikel