Peristiwa

Mengecat Ruko, Tewas Kesetrum


PROBOLINGGO – Irfan (22), warga Keluruhan Sumbertaman, Kecamatan Wonoasih, Kota Probolinggo, Minggu (20/12) menghembuskan napas terakhir secara tragis. Pekerja bangunan itu kesetrum saat mengecat ruko.

Anak ketiga dari tiga bersaudara tersebut meninggal dalam perjalanan menuju RSUD dr Moh. Saleh Kota Probolinggo. Korban kemudian dikebumikan di pemakaman umum dekat rumah tinggalnya di Kelurahan Sumbertaman.

Irfan tersengat aliran listrik di ruko yang terletak di Jl Raya KH Hasan Genggong. Informasinya, korban bekerja bersama dua temannya mengecat dinding di lantai dasar atau satu.

Tanpa ada yang menyuruh, Irfan naik ke lantai dua. Tak berapa lama, dua temannya yang ada di lantai satu mendengar suara jeritan minta tolong. Tahu yang didengar suara korban, kedua temannya naik ke lantai dua dan mendapati Irfan tak bergerak tetapi masih bernafas. Mereka langsung berteriak minta tolong.

Beberapa menit kemudian ambulans datang dan langsung membawa korban ke RSUD. Namun, nyawa Irfan tidak tertolong. Ia meninggal dunia di RSUD dr Moh. Saleh. “Beberapa saat tiba di RSUD, menghembukan nafas terakhirnya. Sempat ditangani tim medis, tetapi akhirnya meninggal,” tutur Supriadi (31), kakak kandung korban.

Diduga, korban terjatuh setelah tersengat aliran listrik. Ternyata sebelumnya di lokasi yang sama sudah pernah ada kejadian serupa. Karenanya, Supriadi berharap pihak terkait melihat dan memperbaiki jika ada sambungan kabel yang membahayakan warga. “Ya, supaya tidak terjadi lagi kejadian seperti yang menimpa adik kami,” imbuhnya. (gus/iwy)


Bagikan Artikel