Peristiwa

Perempuan Lajang Tewas Dihantam KA


PROBOLINGGO – Tragis nasib Nurhanifah (49), warga Jalan Wijaya Kusuma, Gang Krajan, Kecamatan Situbondo, Kabupaten Situbondo. Perempuan yang masih lajang ini tewas setelah dihantam KA Sri Tanjung di lintasan KA di Kelurahan Sukabumi, Kota Probolinggo, Kamis (17/12) siang.

            Peristiwa tersebut terjadi di utara Taman Manula di Jl Soekarno-Hatta. Siang itu Nurhanifah berjalan dari arah barat ke timur di tengah rel. Saat sampai di penghujung jembatan kali Kasbah, ia balik kucing ke arah barat, setelah melihat KA datang dari arah timur.

Namun, upaya menghindar terlambat. Perempuan dengan tas berisi kartu undangan berikut foto diri tersebut dihantam KA dari timur. Karuan saja tubuh Nurhanifah terlempar hingga jatuh ke sungai.

Warga di sekitar lokasi kejadian kemudian beramai-ramai mengangkat jasad korban. Berikutnya, dengan ambulans, jasad korban dibawa ke kamar mayat RSUD dr Moh. Saleh Kota Probolinggo.

Sulamin, seorang warga yang melihat langsung kejadian ini mengaku tidak tahu pasti mengapa Nurhanifah berjalan sendirian di tengah rel. Sulamin yang siang itu pulang dari sawah, sempat berteriak mengingatkan korban. Tetapi teriakannya tidak dihiraukan oleh korban.

Nurhanifah terus berjalan. Sesampainya di ujung jembatan, lanjut Sulamin, korban balik karena melihat KA dari arah berlawanan. Namun upayanya gagal. Korban langsung dihantam KA jurusan Banyuwangi-Jogja tersebut. “Korban berusaha menghindar, namun terlambat. Saya lihat saat korban dihantam KA,” kata Sulamin.

Jasad korban jatuh ke sungai dan hanya luka di bagian kepala. Nurhanifah kena ujung sisi selatan lokomotif (kepala KA). “Kalau terjun ke sungai, kayaknya bisa lolos. Tapi korban kan lari mencari tempat menghindar. Ya enggak nutut,” katanya.

Sementara, Polsus KA Daops IX Muhammad Halil menyatakan, korban sendirian dan seperti kebingungan. Diduga, korban mengalami gangguan kejiwaan. “KA yang menabrak sempat berhenti. Setelah melihat korban ditolong warga, lalu KA itu meneruskan perjalanan,” katanya.

Sedangkan Kanit Laka Satlantas Polres Probolinggo Kota Iptu Tohari mengatakan, isi tas korban berisi kartu identitas juga foto pribadi dan kartu undangan nikah. Mempelainya atas nama Lia dan Roni yang akan melangsungkan resepsi pernikahan pada 30 Desember mendatang.  “Enggak tahu siapa yang mau nikah. Apa anak atau keluarganya,” ujar Iptu Tohari.  (gus/iwy)


Bagikan Artikel