Peristiwa

Tanpa Hujan dan Angin, Atap Rumah Ambruk


PROBOLINGGO – Rumah milik Muhammad Soleh (36) di Jalan Merapi, RT 8 – RW 2 Kelurahan Triwung Lor, Kecamatan Kademangan, Kota Probolinggo, Kamis (10/12) mendadak ambruk. Padahal, dalam kejadian itu tidak ada angin kencang maupun hujan deras.

Rumah yang ditempati Soleh (36) beserta istri, anak, dan kedua orang tuanya itu tiba-tiba saja roboh. Diduga kuat, atap bagian dapur rumah itu ambruk lantaran penyangganya sudah keropos.

Syukur saja tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut. Sebab, rumah dalam kondisi kosong. Soleh saat kejadian tengah mengajar di Pondok Nurul Islam, tak jauh dari rumahnya. Bapaknya sedang berada di Pasar Muneng, Sumberasih, membeli kambing. Sedangkan keluarga yang lain berada di teras rumah.

Kejadian mendadak tersebut ditaksir merugikan Soleh hingga belasan juta rupiah. Yang ambruk adalah bagian dapur sisi barat.

Tak hanya dindingnya yang keropos, kayu usuk dan reng juga sudah keropos. “Dinding dan bambunya keropos. Sudah belasan tahun tidak diperbaiki,” ujar Busari, kakak Soleh.

Meski sudah apes, namun Busari menyatakan masih beruntung karena tidak ada korban luka dalam kejadian tersebut. Saat peristiwa berlangsung, dapur dalam kondisi kosong. “Yang penting semuanya selamat. Untungnya lagi, enggak ada warga yang lewat di gang sempit barat dapur. Kalau ada pasti kejatuhan bata atau bambu,” katanya.

Mendangar dapurnya ambruk, Soleh yang langsung pulang. Lima santrinya ikut membantu membersihkan puing-puing, dibantu juga warga sekitar dan beberapa perangkat kelurahan. “Untuk sementara kalau masak ya di dalam rumah. Menunggu perbaikan dapur selesai,” katanya.

Lurah Triwung Lor Yanwar Puji Sulistio yang datang ke rumah Soleh, kemarin menyatakan bakal melaporkan ke camat. Lurah juga akan berkoordinasi dengan Dinas Sosial, dan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) setempat.

Soal dibantu atau tidak dan dalam bentuk apa bantuan itu nantinya, Lurah Yanwar mengaku tidak tahu. “Kewajiban kami mendatangi lokasi. Membantu warga yang lagi tertimpa musibah. Soal bantuan, itu kewenangan OPD terkait,” ujarnya. (gus/iwy)


Bagikan Artikel