Peristiwa

Ditinggal Ngelayat, Rumah Terbakar


PROBOLINGGO – Kegaduhan terjadi di Jl. Ijen, RT 2 RW 1, Kelurahan Pilang, Kecamatan Kademangan, Kota Probolinggo, Selasa (27/10) sekitar pukul 08.00. Puluhan warga setempat sibuk memadamkan api yang membakar rumah Kokanur (55).

Berdasar informasi Koran Pantura, warga mengalami kesulitan memadamkan kobaran api dengan alat seadanya. Mereka tidak bisa masuk ke dalam rumah yang digembok oleh pemiliknya. Sunarsih, istri Kokanur diketahui tengah ngelayat ke rumah tetangganya. Sedang Kokanur sendiri berada di tempat kerjanya.

Kebakaran diketahui setelah Ali Mashur, tetangga dekat Kokanur, keluar rumah setelah mendengar suara seperti sesuatu jatuh. Begitu mengecek asal suara, ia melihat rumah Kokanur terbakar.

“Saya teriak-teriak memanggil warga,” ujar Ali.

Beberapa saat kemudian, warga berdatangan dan bahu-membahu berusaha memadamkan api. Tahu rumah yang terbakar tak berpenghuni, warga mendobrak pintu rumah hngga terbuka. Warga lalu masuk dan menyiram api dengan alat seadanya.

“Sebagian warga mengeluarkan barang-barangnya,” kata Ali.

Api bisa dipadamkan setelah satu unit kendaraan Pemadam Kebakaran (Damkar) milik Pemkot Probolinggo tiba di lokasi kejadian. Sehingga api tidak sampai menjalar ke rumah warga.

Dari pantauan Koran Pantura di lokasi kejadian, setelah membakar peralatan dapur, si jago merah membakar atap dapur hingga gentengnya berjatuhan. Seluruh peralatan dan lemari dapur hangus terbakar.

Ali menyebut, penyebab kebakaran adalah kompor yang ditinggal oleh pemilik rumah dalam keadaan nyala.

“Suaminya kerja. Istrinya ke rumah tetangga, ngelayat warga yang meninggal,” terang Ali.

Belum diketahui kerugian akibat kebakaran tersebut. Sunarsih, si pemilik rumah yang usai kebakaran menggendong cucunya juga mengaku belum tahu apa saja barangnya yang rusak karena terbakar.

“Kompor lupa enggak dimatikan. Setelah goreng tempe, saya terburu-buru ngelayat, sehingga lupa mematikan kompor,” kata Sunarsih. (gus/eem)


Bagikan Artikel