Peristiwa

Warga Probolinggo Temukan Bayi di Ladang Jagung


PROBOLINGGO – Bayi lelaki ditemukan warga di ladang jagung di Desa Sumurmati, Kecamatan Sumberasih Kabupaten Probolinggo. Bayi dengan panjang 50 cm dan berat 2,8 kilogram itu ditemukan Mahrum (55), warga Desa Sumurmati, Minggu (11/10) sore.

Kabar penemuan bayi ini dengan cepat menyebar. Tak ayal, rumah Mahrum dalam sekejap dipenuhi warga. Bahkan ada rombongan yang datang dengan naik mobil penumlang umum (MPU).

Alhasil, petugas Polsek Sumberasih dan Polres Probolinggo Kota yang datang ke lokasi sampai kewalahan menertibkan warga. Sebab, mereka akhirnya bergerombol. Selain mencegah agar tidak bergerombol, warga yang tidak bermasker juga tidak diperbolehkan masuk.

Suryana (50), istri Mahrum, mengatakan bahwa suaminya menemukan bayi lelaki itu saat tengah memupuk tanaman jagungnya. “Setelah dibawa ke sini, langsung kami bawa ke bidan,” katanya sambil memperhatikan bayi di atas pangkuannya.

Warga Dusun Dam RT 8 RW 2 itu mengatakan, suaminya mulanya mendengar tangisan bayi di kebung jagungnya. Saat ditemukan, bayi lelaki itu dalam kondisi terlentang dan terbungkus selimut. Di sampingnya ada kerpus bayi. “Katanya seperti itu. Saya enggak tahu persis. Kan saya ada di rumah,” ujarnya.

Sementara menurut Mahrum, bayi itu ditemukan tak jauh dari Jalan Bendi (jalan peninggalan zaman kolonial). Posisinya  di lajur atau berisan ketiga tanaman jagung yang tengah berbunga.

Mahrum menyebut ladang yang ditanami jagung itu merupakan tanah aset Desa Sumurmati yang dikelola warga Desa Muneng. “Bukan sawah saya, tapi sawah pancen. Jagung itu milik orang Muneng. Enggak tahu siapa namanya. Saya di sana dapat orderan memupuk. Ya, pupuk cair,” terang Mahrum yang berbisnis pupuk cair.

Indah (31), putri Mahrum, menambahkan bahwa bayi yang wajahnya masih merah itu langsung dibawa ke puskesmas setelah ditemukan. “Kata bidannya sehat. Panjangnya 50 cm dan beratnya 2,8 kilogram,” ujarnya.

Menurut Indah, banyak warga yang tahu ada bayi tersebut. Namun, tidak ada yang berani mengambil karena takut. “Warga takut. Akhirnya bapak yang ngambil,” tambah Indah.

Kapolsek Sumberasih Iptu Suyanto mengatakan masih menyelidiki penemuan bayi tersebut. Pihaknya sudah melakukan olah TKP (Tempat Kejadian Perkara) dan saat ini tengah memgumpulkan data dan keterangan dari sejumlah saksi. “Masih kami dalami. Belum bisa memastikan, siapa orang tua dari bayi itu,” katanya saat ditemui di rumah Suryana kemarin. (gus/iwy)


Bagikan Artikel