Kategori: Peristiwa

Jemput Paksa Pasien Positif, Satgas Covid-19 Dihadang Warga

DRINGU – Ratusan warga asal Dusun Parsean, Desa Parsean, Kecamatan Dringu, Kabupaten Probolinggo menghadang kedatangan petugas Satgas Covid-19. Penghadangan warga tersebut dilakukan sebagai bentuk penolakan atas rencana dari Satgas untuk menjemput paksa AM, salah seorang warga setempat yang terkonfirmasi positif Covid-19.

Koordinator Satgas Pengamanan dan Penegakan Hukum Penanganan Covid-19 Ugas Irwanto mengatakan, penjemputan terhadap AM merupakan prosedur lanjutan pasca keluarnya hasil swab yang menyatakan ibu hamil itu positif Covid-19.

“Sebelumnya dia hamil saat melakukan pemeriksaan dan dinyatakan reaktif. Usai persalinan, dia dilakukan swab dan hasilnya dinyatakan positif Covid-19,” jelas Ugas, Selasa (29/9).

Menurutnya, selama beberapa hari AM  telah dikarantina di rumah isolasi di perkantoran Badan Kepegawaian daerah (BKD) Kabupaten Probolinggo. Namun Senin (28/9) lalu, sekitar pukul 16.00 Wib. AM tanpa sepengetahuan petugas, dijemput dan dibawa pulang oleh suaminya dengan menggunakan sepeda motor.

Artikel Terkait

“Lantaran statusnya sebagai pasien positif covid-19 dan berpotensi menimbulkan penularan kepada lingkungan di sekitarnya, maka kami putuskan untuk menjemput AM di rumahnya. Namun itu tadi, ternyata ada penghadangan dari warga,”  jelasnya.

Menyikapi hal tersebut, lanjut Ugas, akhirnya Satgas Covid 19 Kecamatan Dringu tetap berupaya menjemput dan memberikan edukasi agar pasien kembali menjalani isolasi di salah satu rumah bersalin di kecamatan Dringu. “Alhamdulillah setelah melewati mediasi yang alot, akhirnya pihak keluarga bersedia agar AM kembali diisolasi di salah satu rumah bersalin pada Selasa malam,” katanya.

Ditambahkannya bahwa peristiwa penghadangan oleh warga ini, pada dasarnya hanya karena salah paham.  “Hanya miskomunikasi. Tidak ada itu istilah jemput paksa. Hanya mengimbau dan mengajak untuk diberikan pengobatan medis demi kesembuhan pasien,” katanya. (tm/iwy)

Artikel Terbaru

Diskominfo Latih Digital Branding Para OPD

KRAKSAAN - Untuk mendorong Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Kabupaten Probolinggo lebih kreatif membangun dan mengaktivasi…

22 Oktober 2020

Museum Probolinggo Diganti Museum Rasulullah

PROBOLINGGO – Kamis (22/10) sejak pagi hingga petang, Walikota Probolinggo Hadi Zainal Abidin supersibuk. Pukul…

22 Oktober 2020

Pilkades Serentak 62 Desa, Siapkan Anggaran Rp 1,5 Miliar

KRAKSAAN – Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) Serentak di Kabupaten Probolinggo tahun 2021 mendatang dipastikan hanya…

21 Oktober 2020

Waduh, Ada Sampah Medis di Stadion Bayuangga

PROBOLINGGO - Warga di sekitar Stadion Bayuangga Kota Probolinggo mengeluhkan adanya tumpukan sampah yang berserakan…

21 Oktober 2020

Satpol Kota Probolinggo Bongkar Tempat Judi

PROBOLINGGO - Satpol PP Kota Probolinggo bergerak memberantas perjudian. Selasa (20/10) sore, Satpol PP membongkar…

20 Oktober 2020

TNBTS Ingatkan Soal Gempa Freatik

SUKAPURA - Balai Besar Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (BBTNBTS) mengingatkan wisatawan tentang bahaya letusan…

20 Oktober 2020