Peristiwa

Operasi Yustisi, Satgas Jaring Seorang Polisi


PAJARAKAN – Seorang anggota polisi yang bertugas di Polres Probolinggo, terjaring operasi yustisi protokol kesehatan oleh Satgas Covid-19 Kabupaten Probolinggo. Operasi yustisi itu Selasa (29/9) digelar di pertigaan Pajarakan. Atas pelanggaran itu, anggota polisi tersebut didenda Rp 50 ribu.

Koordinator Keamanan dan Penegakkan Hukum pada Satgas Covid-19 Kabupaten Probolinggo  Ugas Irwanto menyampaikan, pada operasi yustisi ke-7 itu seorang anggota Polri terjaring. Polisi berpakaian dinas itu diketahui tidak mengenakan masker dengan benar. Maskernya diletakkan di dagu.

“Kami harus bekerja maksimal dan tidak tebang pilih. Siapapun akan kami tindak jika melanggar protokol kesehatan. Anggota itu melakukan pelanggaran ringan dengan menggunakan masker yang diletakkan digunakan dagu,” kata Ugas.

Selanjutnya, anggota berinisial YS tersebut disidang di tempat dan kena denda seberar Rp 50 ribu. Ia disidang di tempat didampingi oleh Provost Polres Probolinggo. Demikian pelanggar lainnya, yang juga menjalani sidang di tempat dan denda sesuai jenis pelanggarannya.

Ugas menyampaikan, seorang polisi dengan pangkat Brigadir itu proaktif saat diberikan tindakan atas kesalahannya. “Kami tidak akan pandang bulu dan akan memberikan sanksi kepada siapapun yang melanggar protocol kesehatan. Hal itu semata-mata untuk menekan penyebaran Covid-19 di Kabupaten Probolinggo,” terang Kepala Bakesbangpol Kabupaten Probolinggo itu.

Sebagai informasi, operasi yustisi kemarin dilakukan di dua titik, yakni di pertigaan jalur pantura Pajarakan, dengan total pelanggaran sebanyak 32 pelanggar. Kemudian di pertigaan Maron, Kecamatan Maron, dengan total 68 pelanggar.

Totalnya 100 orang pelanggar. Sementara, selama enam hari berjalannya operasi yustisi di Kabupaten Probolinggo, jumlah total sebanyak 475 pelanggar. (yek/iwy)


Bagikan Artikel