Peristiwa

Gegara Masker Dipasang di Dagu, Kios Ditutup


KRAKSAAN – Sebuah kios dagangan di Pasar Sebaung, Kecamatan Gending terpaksa ditutup oleh Tim Penegakan Protokol Kesehatan Satgas Percepatan Penanganan Covid-19 Kecamatan Gending, Minggu (13/9). Pasalnya, sang pemilik kios dinilai melanggar protokol kesehatan (prokes).

Camat Gending Deny Kartika Sari mengatakan, kios yang ditutup merupakan milik salah seorang pedagang ikan di pasar tersebut. Kebijakan tersebut diambil karena sang pemilik kios melanggar prokes, terutama penggunaan masker.

Ia menjelaskan, langkah tegas itu diambil lantaran pihaknya sudah berulang kali mengingatkan sang pemilik kios untuk selalu menerapkan protokol kesehatan. Dengan langkah penutupan ini, diharapkan akan ada efek jera.

“Lapak jualannya kami tutup sebagai sanksi penggunaan masker. Sebenarnya bukan tidak digunakan, tapi tidak dipakai dengan baik dan benar alias hanya dipakai di bawah dagunya,” katanya, Minggu (13/9).

Mantan Kepala Bidang (Kabid) Perdagangan pada Disperindag setempat itu  menambahkan, pemberian sanksi itu sudah sesuai dengan prosedur yang berlaku. Jika pedagang masih tetap membandel melanggar protokol kesehatan setelah diperingatkan, akan diberikan sanksi ringan, sanksi sedang, hingga sanksi berat.

“Diperingatkan dulu. Kalau masih melanggar, langsung disanksi sesuai prosedur. Sanksi ringan itu bersih-bersih di sekitar pasar. Sanksi sedang seperti menyita KTP atau lapak ditutup. Dan sanksi berat izin jualannya dicabut,” ucapnya.

Sementara itu, Koordinator Pasar Sebaung Surono membenarkan bahwa penutupan salah satu lapak pedagang itu lantaran yang bersangkutan sudah berulang kali lalai dengan penerapan protokol kesehatan. Padahal, pihaknya sudah saban hari memberikan penjelasan bagi para pedagang di pasar tersebut.

“Setiap hari sudah kami peringatkan agar mematuhi protokol kesehatan, tapi tetap saja bandel. Padahal, ini juga untuk kebaikan bersama,” jelasnya. (ay/iwy)


Bagikan Artikel