Peristiwa

Hindari Dump Truck, Trailer Terguling


PROBOLINGGO – Truk trailer pengangkut veneer 20 ton terguling di Jalan Raya Prof.  Hamka, Kota Probolinggo, Rabu (9/9). Syukur saja tidak sampai ada korban jiwa dalam peristiwa dini hari itu.

Truk trailer bernopol N 1863 DH yang melaju dari arah timur menuju barat (Surabaya) itu terguling di pinggir jalan. Hanya sebagian sebagian badan truk yang memakan bahu jalan, sehingga tidak terjadi kemacetan. Evakuasi truk membutuhkan alat berat.

Hingga pagi kemarin, trailer masih dalam kondisi terguling. Agar kendaraan berjalan lancar, petugas Satlantas Polres Probolinggo Kota dibantu relawan sibuk mengatur kendaraan. Sistem yang digunakan ialah buka tutup. Kendaraan dari timur dan barat bergantian berjalan.

Muhammad Syafi’i (21), pengemudi truk trailer yang terguling, mengatakan bahwa kendaraan berat yang dikemudikannya terguling karena menghindari dump truck di depannya. Truk yang tidak diketahui identitasnya tersebut berhenti  mendadak. Khawatir menghantam kendaraan di depannya, Syafi’i banting setir ke kanan sehingga truknya terguling.

Awalnya, sekitar pukul 01.00 dini hari, truk trailer itu keluar dari SPBU tak jauh dari lokasi kejadian untuk mengisi solar. Truk trailer buatan Eropa itu melaju di belakang dump truck yang datang dari dari timur.  “Dump truck tidak dikenal itu ngerem mendadak. Takut nabrak, saya banting setir sehingga truk saya guling,” jelas Syafi’i, warga Kecamatan Pancur, Kabupaten Rembang, Jawa Tengah.

Ditambahkan, truk trailer yang ditumpangi bersama kenek Sahri ini berangkat dari Lumajang menuju Brebes, Jawa Tengah. Karena peristiwa tersebut muatan berupa veneer mengalami kerusakan. Kaca bagian depan retak dan bak kanan juga rusak. “Kalau mesinnya, tidak ada masalah,” ungkap pria yang mengaku pertama kali lewat di jalan Profesor Hamka.

Sementara, Kanit Laka Satlantas Polres Probolinggo Kota Ipda Ahmat Tohari menyatakan masih menyelidiki kejadian ini. “Ya, ada kecelakaan. Truk terguling. Masih kami selidiki,” katanya. (gus/iwy)


Bagikan Artikel