Peristiwa

Dijambret, Korban Pingsan, Pelaku Dimassa


KRAKSAAN – Nasib nahas dialami Aida Maulidini Sofiana (15), warga Desa Kalibuntu, Kecamatan Kraksaan, Kabupaten Probolinggo. Ia dijambret orang tak dikenal di jalan Desa Bulu, Kraksaan Kamis (3/9) sore. Aida melawan, tetapi ia terluka dan harus menjalani perawatan intensif.

Berdasar informasi yang dihimpun Koran Pantura, penjambretan terjadi sekitar pukul 16.00 WIB. Saat itu korban yang masih pelajar, bermaksud pulang ke rumah usai nge-gym. Di perjalanan ia sempat berhenti di sebuah bedak di Desa Bulu untuk membeli buah.

Kebetulan HP android milik korban diletakkan di jok depan sepeda motornya. Sesampainya di lokasi bedak buah, korban memarkir sepeda motornya di pinggir jalan sisi utara. Di saat bersamaan, muncul orang tak dikenal yang mengendarai sepeda motor matik. Pria itu langsung mengambil HP milik korban yang masih berada di jok motor.

“Pelaku langsung mengambil HP korban yang ditaruh di jok depan. Saat mengambil itulah ada warga lain yang melihat, lalu berteriak. Menyadari HP-nya diambil, korban langsung mengejar pelaku,” kata Muhri, salah satu warga setempat.

Kejar-kejaran antara pelaku dan korban terjadi sampai masuk jalan raya Kelurahan Sidomukti, Kraksaan. Menyadari dikejar oleh korban sambil diteriaki maling, pelaku kemudian memepet sepeda motor korban, dan akhirnya keduanya sama-sama jatuh.

Saat itulah puluhan warga datang dan mengeroyok pelaku. Sementara si korban, Aida, pingsan di bahu jalan. Melihat korban tak berdaya, amukan warga semakin menjadi-jadi. Meski sudah diamankan oleh pihak kepolisian, warga semakin geram dan menghujani pelaku dengan bogem hangat.

Akhirnya pelaku dibawa ke markas Polres Probolinggo. Selain itu, warga juga membawa korban ke RSUD Waluyo Jati Kraksaan. Humas RSUD Waluyo Jati Kraksaan Sugianto membenarkan adanya pasien atas nama Aida. “Sekarang masih ditangani tim medis. Semoga keadaan membaik,” jelasnya saat dikonfirmasi.

Sementara itu pelaku Moh. Soleh (38), warga Desa Sukomulyo Kecamatan Pajarakan harus menanggung perbuatan kriminalnya. Selain tidak mendapat hasil, Soleh diamuk massa dan kini harus mendekam dalam penjara Polres Probolinggo.

Dari hasil olah Tempat Kejadian Perkara (TKP), sambung Kapolsek, setelah mendapatkan keterangan dari berbagai saksi, korban rupanya sudah diincar. Pelaku sebelumnya sudah memantau korban setelah korban meletakkan HP di jok sepeda motornya.

“Pelaku mobiling terlebih dahulu. Setelah mendapatkan target sasarannya, oleh pelaku diikuti. Untuk korban sendiri kemarin langsung dilarikan ke RSUD Waluyo Jati,” kata Kompol Sujianto. (yek/iwy)


Bagikan Artikel