Peristiwa

Puluhan Warga Kalibuntu Geruduk RSUD Waluyo Jati


KRAKSAAN – Puluhan warga Desa Kalibuntu Kecamatan Kraksaan, Kabupaten Probolinggo, mendatangi RSUD Waluyo Jati Kraksaan, Rabu (2/9) sore. Mereka datang beramai-ramai untuk menjemput paksa pasien yang dinyatakan positif Covid-19.

Berdasar informasi yang dihimpun Koran Pantura di lokasi, kejadian itu bermula dari 2 pasien yang dinyatakan terkonfirmasi positif Covid-19.  Pasien itu berasal dari Desa Kalibuntu. Status itu diketahui setelah dilakukan tes swab. Maka, kedua pasien itu akan dipindahkan ke RS Tongas.

Nah, saat dikabarkan hendak dirujuk itulah keluarga pasien tidak rela. Sempat terjadi cekcok antar keluarga pasien dengan tim medis. Tak lama dari kejadian itu, puluhan warga Desa Kalibuntu mendatangi RSUD. Mereka berkerumun di depan rumah sakit, mendesak menjemput paksa pasien tersebut.

“Kami tidak rela kalau keluarga kami dirujuk. Kami akan tetap membawa pulang mereka (pasien, red) dan akan kami rawat sendiri,” ungkap Hermanto, seorang warga.

Kerumunan warga di halaman RSUD itu memantik perhatian sejumlah keluarga pasien lain yang berkunjung. Bahkan, tak lama kemudian, aparat penegak hukum datang mengamankan lokasi. Disusul anggota seorang anggota dewan dari Fraksi Gerindra, Fatoni.

“Sudah kami sampaikan pada warga bahwa kedua pasien itu terkonfirmasi positif Covid-19. Kami tunjukkan hasil swab pada mereka. Sehingga tak lama kemudian, warga pun pulang satu per satu,” ungkap anggora DPRD Kabupaten Probolinggo itu.

Ia menambahkan, kini kedua pasien tetap ditangani oleh tim medis. Sedangkan warga sudah mengerti kondisi yang terjadi sebenarnya. Karena itu, tidak sempat terjadi cekcok. “Kami beri pemahamam, bahwa jika dibawa pulang, akan berbahaya dan menular pada warga lainnya. Akhirnya mereka paham,” tutupnya. (yek/iwy)


Bagikan Artikel