Peristiwa

Istri Meninggal Dunia, Duda Alassumur Kulon Bunuh Diri


KRAKSAAN – Insiden bunuh diri kembali terjadi. Wahid (68), seorang duda asal Desa Alassumur Kulon, Kota Kraksaan, Kabupaten Probolinggo bunuh diri, Senin (10/8) sekitar pukul 11.30. Ia mengakhiri hidupnya dengan cara menabrakkan diri ke truk yang melintas di jalan raya desa setempat.

Insiden itu tak ayal langsung memancinh kerumunan warga. Pasalnya kejadian bunuh diri dengan cara menabrakkan diri ke truk merupakan yang pertama kali terjadi di desa setempat.

Mabrur, seorang saksi mata mengaku sedang melintas di jalan raya desa tersebut keyika Wahid bunuh diri. Ia melihat Wahid meloncat ke jalan raya tatkala sebuah truk bernopol N 8608 UW melintas. Alhasil, pria tersebut langsung meninggal dunia di tempat.

“Saya sedang lewat, bapak itu awalnya ada di utara jalan. Dan ketika ada truk lewat, bapak itu meloncat ke jalan,” kata Mabrur.

Wiwik Tribanol (58), keponakan dari Wahid menceritakan, sebelumnya Wahid memang tinggal berdua bersama istrinya. Namun, semenjak istrinya meninggal dunia, Wahid sering berpindah-pindah tempat tinggal.

“Di sini tinggal dengan adiknya semenjak istrinya meninggal, tapi terkadang ada di rumah anaknya yang bungsu di Kalikajar (Kecamatan Paiton, red). Jadi tidak menentu tinggalnya di mana,” terang Wiwik.

Sehari sebelum bunuh diri, Wahid sempat mendatangi kuburan istrinya.

“Kemarin anak saya memang cerita bahwa Pak Lek ini datang ke kuburan. Malah anak saya itu sampai bilang seperti ingin bunuh diri. Seperti apanya saya tidak tahu, karena saya tidak punya pikiran seperti itu,” papar Wiwik. (ay/eem)


Bagikan Artikel