Peristiwa

Tegakkan Protokol Kesehatan, Polisi Bubarkan Kerumunan


KREJENGAN – Polres Probolinggo dan jajarannya bergerak aktif melakukan penegakan protokol kesehatan demi memutus rantai penyebaran virus corona (Covid-19).  Polsek Krejengan misalnya, tidak segan untuk membubarkan kerumunan warga yang masih berkerumun hingga larut malam.

Tindakan tegas itu dilakukan pada Senin (6/7) malam. Sejumlah anggota Polsek Krejengan dibantu oleh personel Babinsa dari Koramil Krejengan melakukan patroli dan razia bersama atas keberadaan warga yang masih berkerumun hingga larut malam.

Hasilnya, di ruas jalan raya Desa Widoro, Kecamatan Krejengan, personel gabungan tersebut berhasil mendapati adanya sejumlah pemuda desa setempat yang masih asyik nongkrong. Padahal, saat itu jarum jam telah menunjukkan pukul 23.00.

“Dalam giat tersebut kami mendapati adanya sejumlah pemuda desa yang masih berkerumun di tepian jalan, karena dinilai melanggar aturan physical distancing dan juga protokol kesehatan. Akhirnya, oleh anggota, kerumunan tersebut langsung dibubarkan,” ungkap Kapolsek Krejengan Iptu Yuliyana, kemarin (7/7).

Menurutnya, sebelum membubarkan kerumunan pemuda yang tengah nongkrong itu, petugas sempat memberikan sosialisasi serta himbauan kepada para pemuda asal Desa Widoro tersebut. Terutama agar mereka mematuhi protokol kesehatan dan tetap berada di rumah jika tidak ada kepentingan mendesak.

“Mereka mayoritas merupakan pelajar. Karena sekolah tengah diliburkan selama pandemi Covid-19 ini, maka dijadikan kesempatan bagi mereka untuk nongkrong hingga larut malam. Setelah mereka berjanji tidak mengulang perbuatannya, mereka langsung diminta pulang ke rumah masing-masing,” jelasnya.

Iptu Yuliyana menambahkan, penegakan protokol kesehatan ini sengaja dinstruksikan kepada seluruh anggotanya. Ini juga agar rencana pemberlakuan masa transisi menuju new normal dapat dilakukan dengan baik.

“Paling penting, tidak sampai terjadi kasus positif Covid-19 di wilayah hukum kami. Karena jika hal itu terjadi, maka akan menimbulkan keresahan dan ketakutan di antara warga. Hal itu tentunya akan sangat mengganggu Kamtibmas yang sudah terjaga selama ini,” katanya. 

Upaya penegakan protokol kesehatan juga dilakukan Polsek Leces. Kemarin siang, Polsek Leces melakukan razia pengendara yang tidak mengenakan masker. Razia ini dipimpin langsung oleh Kapolsek Leces AKP Akhmad Gandi.

Dalam razia ini sejumlah pengendara yang tak mengenakan masker langsung dihentikan. Selanjutnya, mereka ditegur dan diberi imbauan.  “Kami himbauan agar ketika keluar rumah mereka tetap patuh pada protokol kesehatan, seperti menggunakan masker untuk menghindari paparan Covid-19,” ujar Kapolsek.

Pasca diberi teguran dan imbauan, pengendara yang tidak mengenakan masker itu  diberi masker secara gratis. “Jadi, kami tidak hanya memberikan teguran dan edukasi tentang penyebaran Covid-19 semata, tetapi juga kami berikan alat pelindung diri berupa masker secara gratis,” sebut Kapolsek.

Razia ini kemarin sempat membuat waswas para pengendara yang tidak membawa kelengkapan kendaraan bermotornya. Ada yang berhenti di kejauhan begitu melihat ada polisi melakukan razia. Tetapi mereka yang sudah kena razia, akhirnya malah bersyukur. “Saya pikir razia beneran,  ternyata dikasih masker gratis. Lumayan lah buat dipakai untuk bekerja,” ujar Iswahyudi, salah seorang pengendara motor asal Tigasan Wetan. (tm/iwy)


Bagikan Artikel