Peristiwa

Tolak Galian C, Warga Blokade Jalan dengan Tiang Listrik


BESUK – Sebuah akses jalan di Dusun Nangger, Desa Sindetlami, Kecamatan Besuk Kabupaten Probolinggo ditutup oleh warga setempat, Senin (29/6). Penyebabnya, warga setempat menolak aktifitas pertambangan galian C yang sudah berlangsung sekitar sepekan yang lalu.

Warga menolak pertambangan galian C di lingkungannya. Mereka pun meletakkan tiang listrik melintang di tengah jalan menuju akses tambang yang disinyalir ilegal tersebut. Dampaknya, kendaraan roda empat tidak bisa lewat jalan tersebut.

Badan Pemusyawaratan Desa (BPD) yang sekaligus warga dusun setempat Abdur Razak mengatakan, penutupan jalan tersebut terpaksa dilakukan oleh warga, untuk mengantisipasi adanya kerusakan jalan aspal di lokasi tersebut.

“Ya Minggu (28/6) sore kemarin ditutup. Kebetulan ada tiang listrik tak terpakai di situ. Karena sudah berulang kali diberitahu sopirnya, tetap saja lewat,” katanya, Senin (29/6).

Selain kekhawatiran akan kerusakan jalan desa, warga juga mengkhawatirkan adanya kecelakaan. Sebab di sekitar akses jalan tersebut banyak anak-anak yang bermain.

“Kondisi jalan sudah bagus, nanti malah rusak. Selain itu di sini juga kan ramai anak-anak, kan bahaya. Lagian ketika ditanya ke pak kades, ternyata tidak ada izinnya,” paparnya.

Sementara itu, Kepala Desa Sindetlami Sudaipi membenarkan bahwa kegiatan tambang galian C yang berada di ujung selatan desanya itu tidak mempunyai izin.

“Aksi blokade jalan itu spontanitas dari warga. Saya baru tahu setelah dikabari warga di sana. Dan memang tidak ada izin dari kami terkait aktivitas galian itu,” katanya ketika dikonfirmasi melalui sambungan telepon. (ay/awi)


Bagikan Artikel