Peristiwa

Tak Kunjung Dibuka, Pasar Hewan Besuk Dijebol Paksa


BESUK – Puluhan pedagang hewan melakukan aksi pembukaan paksa pasar hewan Besuk di Desa Besuk Agung, Kecamatan Besuk pada Kamis (25/6). Pagar yang selama ini menutup akses masuk ke pasar tersebut dijebol.

Puluhan pedagang yang membawa ratusan ekor sapi mulai berjualan kembali di pasar itu sejak pukul 08.00. Padahal, pihak Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kabupaten Probolinggo masih belum membuka kembali seluruh pasar hewan yang ada di Kabupaten Probolinggo. Dan baru akan merapatkan kelanjutan pasar tersebut pada hari ini juga.

Muhammad Sholehuddin, salah seorang pedagang sapi di pasar tersebut mengatakan, ia bersama para pedagang lainnya terpaksa melakukan penjebolan di pasar tersebut. Sebab, selama ini sumber pemasukannya menjadi tersendat akibat penutupan sementara pasar hewan selama pandemi Covid-19.

“Kalau yang punya gaji bulanan enak, pemasukamnya tetap ada. Nah, kami sejak 9 April lalu sudah dilarang berjualan di pasar,” kata warga Desa Pondokkelor, Kecamatan Paiton tersebut.

Di lain sisi, ia masih mempunyai kewajiban untuk melunasi cicilan hutangnya kepada bank.

“Sapi ini kan kami modalnya ambil dari bank, dan banknya tiap bulan datang ke rumah. Kalau tidak dijual sapinya, mau bayar pakai apa,” ucapnya.

Sholeh juga mengungkapkan, kabar mulai beraktivitasnya kembali jual-beli di pasar tersebut langsung tersebar luas. Terbukti, beberapa pedagang lainnya banyak yang menyusul untuk berjualan di pasar tersebut.

“Namanya juga orang sudah bingung uang, meski siang masih banyak pedagang yang baru datang. Termasuk pembelinya juga banyak yang datang,” paparnya.

Sementara itu, Muhammad salah seorang pedagang lainnya yang berasal dari Desa Alastengah, Kecamatan Besuk berharap, pemerintah bisa segera membuka kembali semua pasar hewan yang ada di Kabupaten Probolinggo. Ia pun mengaku siap mematuhi aturan yang akan diterapkan oleh pemerintah.

“Ini kan juga menjelang hari raya Idhul Adha. Harapan kami segera dibuka. Sudah cukup lama pasar hewan ini ditutup. Kami siap menggunakan masker ketika berjualan,” jelasnya. (ay/awi)


Bagikan Artikel