Peristiwa

Kabur karena Dijodohkan, Rodiah Ditemukan di Situbondo


PAITON – Rodiah (19), gadis asal Desa Jabung Candi, Kecamatan Paiton Kabupaten Probolinggo yang kabur karena menolak dijodohkan, akhirnya ditemukan. Pada Selasa (23/6) malam, Rodiah ditemukan berada di rumah temannya di Situbondo.

Ahmad Arif, paman Rodiah, menyampaikan bahwa keponakannya itu sudah ditemukan. Ia menerima kabar tentang ditemukannya Rodiah, tepat setelah beritanya dimuat di berbagai media massa. “Saya dapat kabar dari orang tua Rodiah, kalau sudah ditemukan pada malm itu,” ungkap Arif yang warga Desa Randumerak Kecamatan Paiton.

Menurutnya, selama ini Rodiah ternyata berada di rumah temannya, seorang perempuan asal Situbondo. Sejak hari pertama kabur, Rodiah langsung menuju rumah tersebut. Selama ini keberadaan Rodiah sengaja dirahasiakan, demi mengikuti keinginan Rodiah yang sedang patah semangat.

Saat teman Rodiah dan keluarganya mendapati berita tentang hilangnya Rodiah di banyak media massa, baru mereka berubah pikiran. Sebab ternyata orang tua Rodiah resah menunggu putrinya kembali. “Akhirnya keluarga temannya di Situbondo itu menasehati Rodiah dan kemudian mengabari pihak keluarganya di Probolinggo,” tuturnya.

Keluarga Rodiah kemudian menerima telepon dari keluarga teman Rodiah. Tanpa menunggu waktu lama, keluarga dari Paiton bergerak menyusul Rodiah ke Situbondo. Namun, Rodiah belum berkenan untuk pulang. Ia masih ingin menyendiri di rumah temannya. “Sekarang masih di Situbondo, belum ikut pulang. Dia masih ingin menyendiri. Kalau sudah tenang, keluarga temannya akan mengantarkannya ke Probolinggo,” ungkap Arif. 

Menurut Arif, orang tua Rodiah sudah memastikan perjodohan itu tidak akan terjadi lagi. Rodiah diperbolehkan untuk menentukan pasangannya sendiri kelak. “Tidak ada perjodohan lagi. Kami mewakili keluarga Rodiah, mengucapkan terima kasih pada semuanya yang telah membantu mencari Rodiah. Terutama teman-teman media,” ujarnya. (yek/iwy)


Bagikan Artikel