Peristiwa

Sekali Sikat, Tiga Ekor Sapi Lenyap

PROBOLINGGO – Warga Desa Jangur, Kecamatan Sumberasih, Kabupaten Probolinggo geger, Rabu (3/6) dini hari. Pasalnya, tiga ekor sapi milik Sahur (62) warga RT 8 RW 2, Dusun Pacar dimaling. Akibatnya, Sahur mengalami kerugian sekitar Rp 25 juta.

Kepada Koran Pantura, Sahur membenarkan jika ia kehilangan tiga ekor sapi. Terdiri dari seekor jantan milik saudaranya dan dua ekor betina milik Sahur sendiri. Tiga sapi tersebut diketahui hilang pada Rabu sekitar pukul 03.00.

Sahur yang sebelumnya tidur, terbangun setelah pintu rumahnya digedor tetangganya yang mengetahui sapi milik Sahur dimaling. Sahur diberitahu jika tiga sapi miliknya ada di area persawahan di selatan rumahnya. Sahur bergegas menuju kandangnya yang berlokasi di selatan rumahnya. “Ternyata benar, tiga sapi saya sudah tidak ada dikandangnya,” ujarnya saat dikonfirmasi di rumahnya, Rabu siang,

Sahur kemudian berusaha tiga sapi itu dibantu tetangganya dengan cara mengikuti jejak kaki sapi. Pencarian terhenti setelah jejak kaki sapi hilang di dekat jembatan Desa Sepuhgembol, Kecamatan Wonomerto. “Dari kandang ke jembatan dituntun. Sampai di jembatan dimasukkan ke kendaraan. Buktinya, jejak sapi hilang di sana,” katanya.

Saat itu juga Sahur kemudian melapor ke pemerintah desa yang kemudian ditindaklanjuti dengan laporan ke Polsek Sumberasih.

Sahur mengaku tidak mendengar apa-apa akibat kelelahan setelah dari RSUD dr Muhammad Saleh. Ia berada di rumah sakit menemani istrinya yang sakit. “Capek, sehabis nunggu istri opname di rumah sakit. Jadi, saya langsung tidur,” ucapnya.

Sebelum tidur sekitar pukul 00.00 Sahur sempat menemani anaknya yang menggelar acara masak-masakan di depan rumahnya. Acara tersebut bubar sekitar pukul 23.30. Setelah berkemas, Sahur bersama anaknya tidur. “Kami tidur pukul 00.00 setelah makan. Karena capek, ya tidak mendengar apa-apa. Saya bengun setelah pintu digedor tetangga yang memberitahu kalau di selatan, ada sapi,” ungkapnya.

Menurutnya, komplotan pelaku masuk kandang dari belakang atau dari arah barat. Guna memperlancar aksinya, sebelum masuk kandang pelaku menebang jagung untuk jalan sapi. Maling kemudian membobol dinding kandang untuk dijadikan pintu keluar masuk. “Pelaku masuk dan keluar dari sini,” kata Sahur sambil menunjuk dinding yang bobol.

Sementara itu, Kanit Reskrim Polsek Sumberasih Ipda Imam Safii membenarkan jika di wilayahnya telah terjadi aksi pencurian tiga ekor sapi. Pihaknya saat ini masih melakukan penyelidikan. “Benar di wilayah kami ada kejadian pencurian 3 ekor sapi, bobol tembok. Di Desa Jangur. Korban belum laporan, tapi Polsek sudah mendatangi TKP tadi pagi. Kami lakukan penyelidikan lebih lanjut,” terangnya. (gus/eem)


Bagikan Artikel

Tinggalkan Balasan