Peristiwa

Truk vs Bus, 2 Tewas, 9 Luka


PAITON – Kecelakaan maut terjadi di jalur pantura depan Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU) Paiton di Desa Binor, Kecamatan Paiton, Kabupaten Probolinggo, Selasa (5/5). Kecelakaan yang melibatkan dua kendaraan besar itu menewaskan 2 pengendara dan 9 orang lainnya terluka.

Berdasar informasi yang dihimpun, kecelakaan ini terjadi sekitar pukul 05.00, melibatkan  bus Restu Mulia dan truk bak terbuka. Mulanya, bus bernopol DK 7527 AZ yang disopiri Mamat Sugianto (32), asal Kecamatan Nguling Kabupaten Pasuruan, melaju dari timur ke barat.

Dari arah berlawanan, melaju truk bermuatan ikan laut berplat DKB7527 AZ yang dikemudikan oleh Suminto (38), warga Kabupaten Lamongan. Di sekitar lokasi kejadian, truk dengan moncong warna kuning itu hendak menyalip truk tanki bermuatan pupuk cair yang melaju searah dengannya.

                Kebetulan jalur saat itu menikung. Sopir truk gagal mengendalikan kendaraannya sehingga melawan arus lalu lintas. Akhirnya, truk bermuatan ikan tangkapan nelayan tersebut adu moncong dengan bus Restu Mulia yang memuat sekitar 33 penumpang.

“Saya kurang tahu juga, karena saat kejadian saya dan yang lain tidur semua. Kami sadar kalau mengalami kecelakaan ketika sudah ada di luar bus,” kata Fendi, salah seorang penumpang bus.

Menurut Fendi, sebelum mengalami kecelakaan, bus yang ia tumpangi sempat berhenti di warung makan di Kecamatan Banyuglugur, Kabupaten Situbondo. “Semuanya turun untuk sahur di warung timur sini. Setelah sahur, melanjutkan perjalanan. Tidak sampai satu jam, tiba-tiba sudah kecelakaan,” tutur pria yang hendak pulang ke Blitar itu.

Sementara, Kanit Laka Satlantas Polres Probolinggo Ipda Nyoman Harayasa mengatakan, truk muatan ikan itu mengalami benturan sebanyak dua kali. Saat truk itu hendak nyalip, mengalami kontra dengan bus yang melaju dari arah berlawanan.

Dan setelah kontra itu, truk nyosor hingga menghantam bokong truk gandeng yang berjalan searah dengannya. “Jadi pertana berpapasan dengan bus, kedua membentur bokong truk gandeng itu,” kata Ipda Nyoman.

Akibat kejadian itu, dua orang pengendara tewas, yaitu kernet bus M. Yasin,  yang meninggal di lokasi kejadian, dan sopir truk Sumanto yang meninggal di RS Rizani. Sedangkan 9 orang penumpang bus yang mengalami luka-luka dirawat di RS Rizani.

Menurut Ipda Nyoman, pihaknya sudah melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP). Namun, imbuh dia, penyebab pasti kecelakaan masih didalami. “Kami sudah melakukan olah TKP. Yang jelas, korban meninggal dunia dua orang dan korban luka sebanyak 9 orang,” paparnya. (yek/iwy)


Bagikan Artikel