Peristiwa

Positif Corona Kabupaten Probolinggo Jadi 15 Orang


KRAKSAAN – Jumlah pasien positif corona (Covid-19) di Kabupaten Probolinggo kembali bertambah. Dalam rilis Kamis (16/4), jumlah pasien positif bertambah 4 orang, sehingga total kasus positif corona di Kabupaten Probolinggo menjadi 15 orang. Tambahan 4 orang ini merupakan keluarga dari pasien yang dinyatakan positif sebelumnya.

Penambahan ini disampaikan juru bicara (jubir) Satgas Penanganan dan Pencegahan Covid-19 Kabupaten Probolinggo dr Anang Budi Yoelianto, kemarin. Ia menyatakan, ada tambahan pasien positif hingga menjadi berjumlah 15 orang. Empat orang yang baru dinyatakan positif ini juga tertular pasien positif peserta pelatihan petugas haji di Surabaya, Maret lalu.

“Hasil swab yang baru ini juga baru didapat hari ini dari pemerintah pusat. Empat orang tambahan baru ini berasal dari keluarga yang terpapar positif usai ikut pelatihan petugas haji Maret lalu,” kata dokter Anang Budi kepada Koran Pantura, kemarin.

Dokter Anang mengatakan, pasien tambahan baru yang dinyatakan positif ini berasal dari seorang pasien dari Jabung Sisir, Kecamatan Paiton. Kemudian tiga orang lainnya berasal dari Desa Bayeman, Kecamatan Tongas Kabupaten Probolinggo. “Kondisinya saat ini baik semua. Nanti perawatan pasien ini akan semuanya digeser ke Tongas,” jelas dokter Anang.

Dengan penambahan pasien yang dinyatakan positif ini yang pasti beban satgas akan bertambah. Salah satunya karena harus melakukan tracking kembali selama tiga minggu terakhir siapa saja yang pernah kontak dengan pasien positif ini. “Kita sedang berusaha keras untuk melakukan penelusuran. Tadi siang sudah rakor dengan Bupati. Dan Bupati menekankan untuk lebih fokus lagi melakukan tracking,” katanya.

Dari rakor ini dihasilkan keputusan, salah satunya bahwa dalam hal penulusuran harus melibatkan beberapa OPD terkait. Sebab, ini sebenarnya merupakan kejadian tiga minggu sampai empat minggu yang lalu.

“Artinya, kita harus merunut ulang dari perjalanan orang-orang ini. Jadi memang agak sulit. Perlu kerjasama dengan yang bersangkutan dan butuh dukungan semua pihak. Baik itu aparat desa dan camat, karena informasinya sama-sama dikroscek,” terangnya.

Selanjutnya, jumlah pasien PDP saat ini berjumlah 19 orang atau ada tambahan dua orang dari kemarin. Dari jumlah itu, 6 orang dalam perawatan, 8 orang sehat dan 5 orang meninggal dunia. “Tambahan dua orang PDP ini berasal dari Desa Meranggonlawang, Kecamatan Dringu dan kelurahan Kandangjati Kulon, Kraksaan,” tuturya. (rul/iwy)


Bagikan Artikel